Kebakaran Los Batiah Pasar Payakumbuh, 24 Petak Los Terbakar dan Kerugian Rp500 Juta

Syamsu Ridwan • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:42 WIB
Kebakaran melanda Los Batiah di Pasar Blok Timur Payakumbuh, Kamis dini hari (15/10/2026). Sebanyak 24 petak los terbakar, kerugian sementara ditaksir Rp500 juta. (DOKUMENTASI PRIBADI)
Kebakaran melanda Los Batiah di Pasar Blok Timur Payakumbuh, Kamis dini hari (15/10/2026). Sebanyak 24 petak los terbakar, kerugian sementara ditaksir Rp500 juta. (DOKUMENTASI PRIBADI)

PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran melanda Los Batiah di kawasan Pasar Blok Timur, Jalan A. Yani, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Kamis (15/10/2026) dini hari. Sedikitnya 24 petak los yang ditempati pedagang terbakar dalam peristiwa tersebut, dengan kerugian sementara ditaksir mencapai Rp500 juta berdasarkan keterangan pedagang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Payakumbuh, Dewi Novita, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 00.58 WIB.

Petugas bergerak cepat dengan memberangkatkan armada pemadam satu menit setelah laporan diterima. Armada pertama tiba di lokasi pada pukul 01.01 WIB untuk melakukan pemadaman dan mencegah api menjalar ke bangunan lain di kawasan pasar.

Baca Juga: Kualitas Udara di Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, ISPU Menyentuh 225

“Penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 02.37 WIB,” ujarnya.

Api membakar satu blok Los Batiah dengan luas area terdampak sekitar 6 x 30 meter persegi. Selain menyebabkan kerusakan berat pada satu blok los, kebakaran juga mengakibatkan tiga petak toko mengalami kerusakan ringan.

Dewi menyebutkan, sebanyak 24 pedagang terdampak akibat kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp500 juta berdasarkan keterangan pedagang.

Baca Juga: Persiapan Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar 2026 Capai 80 Persen, Digelar 18–19 Oktober

Delapan Armada Pemadam Dikerahkan

Untuk menangani kebakaran di Pasar Blok Timur tersebut, petugas mengerahkan delapan unit armada dari sejumlah instansi.

Armada yang dikerahkan terdiri atas tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Payakumbuh, empat unit Damkar Kabupaten Limapuluh Kota, serta satu mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota.

Selain dukungan armada, sekitar 80 personel dari berbagai unsur turut terlibat dalam proses penanganan kebakaran.

Baca Juga: Atasi Anak Putus Sekolah, FIP UNP Canangkan Sekolah Binaan dan Nagari Binaan di Tanah Datar

Personel tersebut berasal dari Damkar Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Satpol PP, TNI, Polri, BPBD, serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitar pasar.

Sinergi antarpersonel dan dukungan armada dari dua daerah tersebut membantu proses penanganan hingga kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 02.37 WIB.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 15 Oktober 2026, 7 Kota Cerah Berawan

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga penanganan kebakaran selesai, penyebab munculnya api di Los Batiah masih belum diketahui secara pasti.

Dewi Novita menegaskan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Terkait penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya.

Baca Juga: ALKO Sumatera Kopi Raih Primaniyarta 2026, Ini Strategi Ekspansi Pasarnya

Penyelidikan diperlukan untuk mengetahui sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran di kawasan pasar tersebut. Sementara itu, dampak kejadian terhadap pedagang mencakup kerusakan berat pada satu blok los, kerusakan ringan pada tiga petak toko, serta kerugian sementara yang ditaksir mencapai Rp500 juta. (rid)

Editor : Adetio Purtama
Los Batiah Pasar Blok Timur Payakumbuh kebakaran pasar payakumbuh