Angka ini disampaikan Ketua TP-PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, saat menerima kunjungan Tim Penggerak PKK Pusat dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Anak Zero Dose, Senin (27/10/2025), di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang.
Rombongan TP-PKK Pusat dipimpin Ketua Bidang IV, Ny. Nana Syafriati Safrizal, dan disambut Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Padang, Tarmizi Ismail, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
“Kami menargetkan tidak ada anak di Kota Padang yang tertinggal dari haknya untuk mendapatkan imunisasi. Sebab, imunisasi merupakan pondasi penting dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Ny. Dian.
Ia menambahkan, sejumlah kendala di lapangan seperti rendahnya kesadaran orang tua, isu halal-haram vaksin, serta mobilitas penduduk yang tinggi sejauh ini dapat diantisipasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, kader PKK, dan tenaga kesehatan.
“Kami melakukan berbagai upaya seperti edukasi langsung, kunjungan rumah, hingga memberikan bantuan sembako dan mainan anak untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam program imunisasi,” ujar istri Wali Kota Padang itu didampingi Ketua Bidang I, Ny. Sri Hayati Maigus Nasir.
Ketua Bidang IV TP PKK Pusat, Ny. Nana Syafriati Safrizal menegaskan pentingnya peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan setiap anak memperoleh hak dasarnya untuk mendapatkan imunisasi.
“PKK adalah garda terdepan dalam membangun keluarga yang sehat dan tangguh. Melalui kader hingga dasawisma, kita bisa menjangkau langsung masyarakat, menyamakan persepsi, dan memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari hak imunisasi,” ujar Ny. Nana.
Ia juga mengapresiasi langkah TP-PKK Kota Padang yang aktif menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, kader posyandu, serta mengedepankan pendekatan persuasif untuk meningkatkan capaian imunisasi zero dose. (*)
Editor : Eri Mardinal