Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebutkan banjir tersebut berdampak pada tiga unit rumah warga yang berada di RT 01 dan RT 02 RW 07. Ketiganya terdampak luapan sungai akibat hujan deras yang terjadi sejak siang hingga sore hari.
“Personel BPBD segera mengevakuasi pemilik rumah ke tempat yang lebih aman. Untuk sementara, para korban mengungsi ke rumah keluarga terdekat,” ujar Hendri.
Ia menjelaskan, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa turut meninjau langsung lokasi kejadian dan menyerahkan bantuan darurat kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi paket keluarga (family kit), beras, serta kebutuhan dasar lainnya yang diterima langsung oleh masing-masing kepala keluarga.
Adapun warga yang terdampak antara lain Jamalus (36) dengan empat anggota keluarga. Rumahnya mengalami kerusakan pada bagian belakang akibat terjangan arus air. Kondisi serupa juga dialami rumah Indra (45) yang dihuni empat jiwa, dengan tingkat kerusakan sedang. Sementara itu, rumah Asnidar (53) yang ditempati enam orang turut mengalami jebol pada dinding belakang.
Selain kerusakan rumah, BPBD juga mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Kartini (75). Ia dipindahkan ke rumah kerabatnya yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi banjir.
Hendri menambahkan, banjir dipicu oleh jebolnya tanggul sementara yang sebelumnya dibangun pascabanjir. Tingginya debit air dan derasnya arus sungai menyebabkan tanggul tersebut tidak mampu menahan luapan.
“Tanggul itu sifatnya sementara dan tidak mampu menahan arus saat hujan deras kembali terjadi,” katanya.
Ke depan, BPBD berharap adanya pembangunan tanggul permanen di kawasan tersebut guna meminimalkan risiko banjir susulan ketika curah hujan tinggi kembali melanda wilayah Kuranji. (*)
Editor : Eri Mardinal