PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat transformasi digital di tingkat kabupaten dan kota melalui penguatan implementasi Smart City.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, terutama dalam pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan transparan.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menegaskan bahwa konsep Smart City tidak hanya sebatas penggunaan teknologi.
Menurutnya, teknologi harus mampu mendorong peningkatan kualitas layanan publik serta mempercepat proses pengambilan keputusan.
Baca Juga: Kota Padang Jadi Role Model Call Center 112, Fadly Amran Ungkap Strategi Respons Darurat Cepat
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan, terutama dalam pelayanan publik agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Arry saat membuka sosialisasi penguatan Smart City melalui aktivasi Call 112 di Aula Kantor Gubernur, Rabu (29/4/2026).
Call 112 Jadi Instrumen Strategis
Dalam kegiatan tersebut, Arry menekankan pentingnya penerapan layanan panggilan darurat Call Center 112 sebagai bagian dari sistem respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat.
Layanan ini mencakup penanganan kejadian seperti kebakaran, kecelakaan, hingga bencana.
“Penerapan layanan Call 112 menjadi kebutuhan strategis yang harus disikapi serius oleh seluruh pemerintah daerah sebagai sistem respons darurat yang terintegrasi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, melalui Call 112 masyarakat dapat mengakses layanan darurat hanya melalui satu nomor bebas pulsa tanpa perlu menghubungi banyak instansi.
“Melalui layanan ini, kita ingin memastikan setiap masyarakat mendapatkan akses pelayanan darurat yang setara, cepat, dan berkualitas,” katanya.
Padang Jadi Contoh Implementasi
Arry juga menyoroti keberhasilan Kota Padang dalam menerapkan layanan 112.
Menurutnya, implementasi tersebut telah mampu meningkatkan rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Keberhasilan itu didukung oleh komitmen pimpinan daerah, kolaborasi lintas sektor, integrasi data yang baik, serta kesiapan sumber daya manusia.
Baca Juga: Al Nassr vs Al Ahli: Big Match Perburuan Gelar di Puncak Klasemen Liga Saudi 2026
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat,” ujarnya.
Perkuat Koordinasi Antar Daerah
Sementara itu, Kepala Bidang Siber Sandi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Sumbar, Ronny, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyelaraskan pemahaman serta memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.
Kegiatan yang mengusung tema “Data Tepat, Bantuan Cepat, Daerah Hebat” ini diharapkan dapat mendorong percepatan implementasi layanan Call Center 112 di seluruh wilayah Sumbar.
“Diharapkan setelah kegiatan ini, terbangun komitmen bersama untuk mewujudkan layanan kedaruratan yang terintegrasi, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.(*)
Editor : Hendra Efison