PADEK.JAWAPOS.COM-Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP) menggelar Workshop Percepatan Lulusan yang diselenggarakan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris bagi mahasiswa angkatan 2022 yang diproyeksikan wisuda pada 2026.
Berdasarkan informasi yang dari Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Jumat, 1 Mei 2026, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir melalui pemberian motivasi, strategi akademik, dan penguatan teknis selama satu hari.
Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FBS UNP, Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum., yang mewakili dekan saat pembukaan kegiatan, menyampaikan percepatan kelulusan menjadi bagian penting dalam mendukung capaian akreditasi program studi dan universitas.
Ia menegaskan kelulusan tepat waktu tidak hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa, tetapi juga program studi dan sistem penjaminan mutu dalam memastikan layanan akademik berjalan efektif.
“Mahasiswa perlu menjaga semangat, komitmen, dan disiplin dalam proses akademik, konsisten menulis setiap hari, serta aktif berkomunikasi dengan pembimbing,” ujar Dr. Havid Ardi.
Ia juga menyampaikan evaluasi terhadap lulusan perlu terus dilakukan melalui tracer study serta mendorong partisipasi alumni setelah menyelesaikan studi.
Ketua panitia, Sitti Fatimah, S.S., M.Ed., Ph.D., mengatakan workshop tersebut bertujuan membantu mahasiswa agar lebih terarah dalam proses penyelesaian studi.
Menurutnya, mahasiswa perlu memperhatikan perencanaan akademik, manajemen waktu, dan konsistensi dalam penyusunan tugas akhir.
Sementara itu, Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP, Dr. Yuli Tiarina, S.Pd., M.Pd., menyampaikan mahasiswa perlu menjaga ritme kerja setelah seminar proposal dan tetap aktif menyelesaikan tugas akhir.
Ia juga menargetkan peningkatan persentase kelulusan tepat waktu hingga 40 persen.
Kelulusan tepat waktu menjadi salah satu indikator dalam penilaian kinerja program studi, baik dalam dokumen akreditasi maupun Indikator Kinerja Utama (IKU).
Masa tempuh studi sarjana ditargetkan berada pada rentang 3,5 hingga 4 tahun.
Kegiatan tersebut juga disebut sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam meningkatkan akses dan keberhasilan penyelesaian pendidikan tinggi.(*)
Editor : Heri Sugiarto