Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Poltekkes Kemenkes Padang Gelar Pelatihan IPE-CP untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

Novitri Selvia • Selasa, 7 Juli 2026 | 14:20 WIB
PENINGKATAN KAPASITAS: Tim dosen Poltekkes Kemenkes Padang memberikan materi kepada tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung Paku, Kota Solok, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Hipertensi melalui Interprofessional Education–Collaborative Practice (IPE-CP), beberapa waktu lalu.(DOK. PRIBADI)
PENINGKATAN KAPASITAS: Tim dosen Poltekkes Kemenkes Padang memberikan materi kepada tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung Paku, Kota Solok, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Hipertensi melalui Interprofessional Education–Collaborative Practice (IPE-CP), beberapa waktu lalu.(DOK. PRIBADI)

 

PADEK.JAWAPOS.COM-Poltekkes Kemenkes Padang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Hipertensi melalui Interprofessional Education–Collaborative Practice (IPE-CP)" di Aula Puskesmas Tanjung Paku, Kota Solok, Senin (15/6).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi melalui penguatan kolaborasi lintas profesi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Tim pengabdian dipimpin oleh Ns. Deharnita, S.ST., M.Kes., dengan anggota H. Abdul Gaffar, S.Kep., MPH., dan R. Firwandri Marza, SKM., M.Kes., serta melibatkan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Ns. Deharnita, S.ST., M.Kes., mengatakan pendekatan Interprofessional Education–Collaborative Practice (IPE-CP) menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Menurutnya, konsep IPE-CP menekankan pentingnya tenaga kesehatan dari berbagai profesi untuk belajar bersama, memahami peran masing-masing, serta bekerja secara kolaboratif dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

"Melalui pembelajaran bersama, dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, apoteker, dan profesi kesehatan lainnya dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan komprehensif," ujarnya.

Sebagai narasumber utama, kegiatan tersebut menghadirkan dr. Dwi Tyastuti, MPH., Ph.D., dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia memaparkan implementasi IPE-CP dalam pelayanan kesehatan primer serta pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam pencegahan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.

Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari peserta karena memberikan wawasan mengenai pentingnya kerja sama lintas profesi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Puskesmas Tanjung Paku, Bdn. Ria Martanova, S.ST., yang mengapresiasi Poltekkes Kemenkes Padang atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan kolaboratif sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pelayanan kesehatan, terutama dalam pengendalian penyakit tidak menular yang terus meningkat di masyarakat.

Seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Tanjung Paku mengikuti kegiatan secara aktif melalui sesi ceramah, diskusi interaktif, dan studi kasus. Berbagai metode pembelajaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan kolaborasi lintas profesi pada pelayanan sehari-hari.

Melalui penerapan prinsip IPE-CP, tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi sehingga upaya pencegahan hipertensi menjadi lebih efektif, kualitas layanan meningkat, serta berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Paku.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Poltekkes Kemenkes Padang dalam mendukung penguatan pelayanan kesehatan primer melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan berbasis kolaborasi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia pelayanan kesehatan.(rel)

Editor : Novitri Selvia
#Pelatihan IPE-CP #Mutu Layanan Kesehatan #Poltekkes Kemenkes Padang