Rektor UIN Imam Bonjol Padang Antar Mahasiswa KKN Mitigasi Bencana ke Padangpariaman

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB
Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd hadir mengantarkan mahasiswa KKN Mitigasi Bencana ke Padangpariaman. (Foto: Humas UIN)
Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd hadir mengantarkan mahasiswa KKN Mitigasi Bencana ke Padangpariaman. (Foto: Humas UIN)

PADEK.JAWAPOS.COM — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang resmi memberangkatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke-52 Tahun 2026 ke berbagai daerah di Sumatera Barat.

Pelaksanaan KKN berlangsung pada 18–20 Juli 2026, dengan lokasi pengabdian yang tersebar di 10 kabupaten, yakni Sijunjung, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman Barat, Pasaman, Limapuluh Kota, Padangpariaman, Solok, Tanahdatar, dan Agam.

Tahun ini, sekitar 2.500 mahasiswa mengikuti program KKN yang mengusung tujuh skema pelaksanaan, yaitu: KKN Reguler, KKN Nagari Mitra Berdampak, KKN Mitigasi Bencana, KKN Domisili, KKN Lingkungan Kampus, KKN Internal Kampus dan KKN Rekognisi

Program KKN dilaksanakan selama lebih kurang 40 hari, mulai dari proses pemberangkatan hingga penjemputan yang dijadwalkan pada 20 Agustus 2026.

KKN Mitigasi Bencana Dukung Pemulihan Pascabencana

Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd hadir mengantarkan mahasiswa KKN Mitigasi Bencana ke Padangpariaman, didampingi Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Rendy Nugraha Frasandy, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Mitigasi Bencana Andika Dirsa, M.Pd., sejumlah tenaga kependidikan, serta 16 mahasiswa peserta KKN Mitigasi Bencana.

Rektor mengatakan program KKN merupakan implementasi nyata dari UIN Berdampak yang berorientasi pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menjelaskan, penempatan mahasiswa KKN Mitigasi Bencana di Kabupaten Padang Pariaman merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan penanggulangan bencana yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat mendukung proses pemulihan pascabencana melalui pendampingan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

"Program KKN Mitigasi Bencana ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas penanganan bencana yang telah kita lakukan sebelumnya. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam proses pemulihan sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat," ujar Rektor.

Pemerintah Nagari Sambut Kehadiran Mahasiswa

Kedatangan rombongan UIN Imam Bonjol Padang disambut Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Nagari Pasie Laweh, Susi Masni.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Nagari Pasie Laweh sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN.

"Kami siap menerima adik-adik mahasiswa KKN dengan tangan terbuka. Kami berharap selama berada di sini, adik-adik dapat mengikuti aturan yang berlaku serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat," ujarnya.

Susi Masni juga berharap seluruh mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat serta mematuhi norma dan aturan yang berlaku selama menjalankan program pengabdian di Kabupaten Padangpariaman.(*)

Editor : Heri Sugiarto
KKN mitigasi bencana KKN UIN Imam Bonjol Padang KKN UIN Imam Bonjol 2026 UIN Berdampak KKN Sumatera Barat