Di Balik Prestasi Nayla, Ada Perjuangan Orang Tua Berburu Beasiswa dan Siapkan Dokumen

Hendra Efison • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 20:00 WIB

 

Dukungan keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilan Nayla meraih kesempatan belajar di sejumlah perguruan tinggi bergengsi di Indonesia dan luar negeri. (Ilustrasi AI)
Dukungan keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilan Nayla meraih kesempatan belajar di sejumlah perguruan tinggi bergengsi di Indonesia dan luar negeri. (Ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM– Di balik keberhasilan Nayla Irza Ramadhani menembus sejumlah perguruan tinggi bergengsi di Indonesia dan luar negeri, terdapat peran besar kedua orang tuanya yang setia mendampingi setiap tahapan persiapan. Mulai dari mencari informasi kampus, berburu peluang beasiswa, hingga menyiapkan berbagai dokumen pendaftaran, seluruh proses dijalani bersama demi mewujudkan impian putrinya menempuh pendidikan internasional.

Lulusan SMA Semen Padang Tahun Pelajaran 2025/2026 itu mengaku keinginan melanjutkan studi ke luar negeri tidak muncul begitu saja. Sejak awal, kedua orang tuanya mendorong agar ia berani mencari pengalaman akademik di luar Indonesia, khususnya di kawasan Asia dan Australia.

"Orang tua menyarankan saya kuliah di luar negeri. Kalau bisa sejauh mungkin untuk menambah pengalaman, tetapi masih di kawasan Asia atau Australia," ujar Nayla.

Dukungan tersebut tidak berhenti pada motivasi. Ayah dan ibunya ikut terlibat langsung dalam seluruh proses pencarian informasi mengenai perguruan tinggi, program studi, agen pendidikan, hingga berbagai peluang beasiswa yang sesuai dengan minat dan kemampuan Nayla.

Mereka juga mendampingi putrinya menyiapkan berbagai persyaratan administrasi, mulai dari nilai rapor, sertifikat akademik, akun pendaftaran, hingga sertifikat kemampuan berbahasa Inggris atau IELTS.

"Orang tua menaruh harapan besar agar saya dapat kuliah di luar negeri. Selama ini, mereka ikut sibuk mencari informasi dan membantu menyiapkan akun pendaftaran serta berbagai dokumen yang diperlukan," kata Nayla.

Mendampingi Bukan Sekadar Memberi Semangat

Bagi Nayla, keterlibatan kedua orang tuanya menjadi sumber kekuatan selama menjalani proses seleksi ke berbagai perguruan tinggi. Ia menyadari bahwa setiap kesempatan yang diperoleh bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga lahir dari doa, pengorbanan, dan pendampingan keluarga.

Kini Nayla telah diterima di Program Studi Farmasi Universitas Andalas dan Universitas Padjadjaran. Ia juga memperoleh tawaran beasiswa Program Studi Kedokteran dari President University serta mengikuti seleksi di Monash University, Australia, dan The University of Hong Kong.

Meski memiliki peluang kuliah di luar negeri, Nayla memilih mendaftar ulang di Universitas Andalas sambil menunggu hasil Program Beasiswa Garuda agar tidak membebani kondisi ekonomi keluarganya.

Ayah Bangga dengan Kedewasaan Putrinya

Ayah Nayla, Irwan Kartadi Putra, mengatakan seluruh pencapaian putrinya merupakan hasil dari doa, disiplin, dan kerja keras yang dibangun selama bertahun-tahun.

Sebagai orang tua, ia mengaku hanya berusaha memberikan pendampingan, motivasi, serta membantu mencari berbagai peluang pendidikan dan beasiswa yang dapat membuka jalan bagi cita-cita Nayla.

"Bagi kami sebagai orang tua, keberhasilan Nayla bukan hanya diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap kondisi keluarga," ujar Irwan.

Menurutnya, keputusan Nayla mengutamakan pilihan yang tidak membebani orang tua menjadi kebanggaan tersendiri. Sikap tersebut menunjukkan kedewasaan dalam mengambil keputusan di tengah banyaknya kesempatan yang terbuka.

Irwan berharap putrinya dapat terus belajar, menjaga integritas, serta memberikan manfaat melalui ilmu pengetahuan, apa pun kampus yang nantinya menjadi tempat menempuh pendidikan.

"Semoga Allah SWT memudahkan langkahnya, membuka pintu beasiswa terbaik, dan menjadikannya ilmuwan yang tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama keluarga, almamater, daerah, dan Indonesia," katanya.(*)

Editor : Hendra Efison
Nayla Irza Ramadhani Irwan Kartadi Putra Roza Wilda Kuliah Luar Negeri SMA Semen Padang