PADEK.JAWAPOS.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang kembali memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan dengan memberangkatkan empat mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Islam (MBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), untuk mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Internasional di Jepang selama satu tahun.
Pelepasan mahasiswa berlangsung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., Dekan FEBI Dr. Testru Hendra, M.A., Wakil Dekan III FEBI Dr. Alfi Syukri Rama, S.E., M.M., Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Islam, dosen MBS Hesti Maria Putri, M.M. dan Dr. Davy Hendr, serta Kepala Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kokoroni Siji selaku lembaga yang memfasilitasi program magang internasional tersebut.
Program magang internasional ini terselenggara melalui kerja sama UIN Imam Bonjol Padang dengan LPK Kokoroni Siji yang berpusat di Depok, Jawa Barat.
Melalui kemitraan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan bahasa, budaya kerja, dan kesiapan teknis sebelum diberangkatkan ke Jepang.
Empat mahasiswa yang mengikuti program tersebut adalah Mei Tasya Novelia, Nadia Shofia, Andrean Pratama, dan Novendra Ramadhan.
Selama satu tahun mereka akan menjalani magang di Seiwa Wex Cabang Chiba, yang berlokasi di Wanagaya, Matsudo-shi, Chiba-ken, Jepang.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati mengatakan, program magang internasional bukan sekadar memberikan pengalaman bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi bagian dari strategi universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing global, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional.
"Tunjukkan integritas, disiplin, dan kemampuan terbaik selama berada di Jepang. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk kembali dan memberi kontribusi bagi masyarakat dan bangsa," ujar Martin Kustati.
Kepala LPK Kokoroni Siji menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UIN Imam Bonjol Padang dalam menjalin kolaborasi pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program magang internasional.
Menurutnya, Jepang menjadi tempat yang tepat untuk mempelajari profesionalisme, kedisiplinan, dan budaya kerja yang unggul sehingga dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika kembali ke Indonesia.
Dekan FEBI Dr. Testru Hendra juga mengaku bangga atas keberhasilan mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Islam yang berhasil mengikuti program magang internasional tersebut.
Ia berharap pengalaman selama berada di Jepang mampu memperkuat kompetensi akademik, keterampilan bisnis, serta kemampuan komunikasi lintas budaya yang dibutuhkan di era global.
Hal senada disampaikan Wakil Dekan III FEBI Dr. Alfi Syukri Rama.
"Semoga program Magang MBKM ke Jepang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional, memperluas wawasan serta pengalaman internasional, sekaligus membentuk karakter yang disiplin, tangguh, profesional, dan berdaya saing global," tegasnya.
Selama menjalani program MBKM Internasional, keempat mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas kerja di perusahaan, mempelajari sistem manajemen modern, budaya kerja industri Jepang, serta mengasah kemampuan adaptasi dan profesionalisme.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga saat memasuki dunia kerja sekaligus memperkuat kualitas lulusan UIN Imam Bonjol Padang yang memiliki daya saing internasional.
Keikutsertaan empat mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Islam dalam program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk memanfaatkan berbagai peluang pengembangan kompetensi di tingkat global melalui program-program internasional yang diselenggarakan universitas maupun mitra kerja sama.(*)
Editor : Heri Sugiarto