Kolaborasi KKN UNP dan Nagari Labuah Perkuat Promosi UMKM Rakik Maco

Novitri Selvia • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:45 WIB
Mahasiswa KKN UNP Tahun 2026 bersama Pemerintah Nagari Labuah berkolaborasi menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat, termasuk pendampingan UMKM Rakik Maco sebagai upaya memperkuat promosi kuliner khas Nagari Labuah. (Dok. KKN UNP Nagari Labuah)(UNP FOR PADEK)
Mahasiswa KKN UNP Tahun 2026 bersama Pemerintah Nagari Labuah berkolaborasi menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat, termasuk pendampingan UMKM Rakik Maco sebagai upaya memperkuat promosi kuliner khas Nagari Labuah. (Dok. KKN UNP Nagari Labuah)(UNP FOR PADEK)

 

BATUSANGKAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 bersama Pemerintah Nagari Labuah, Kecamatan Lima Kaum, memperkuat promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Rakik Maco melalui pemasangan spanduk usaha sebagai identitas sekaligus media promosi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (22/7) itu menyasar UMKM Rakik Maco milik Amak Nila di Jorong Rumah XX. Program tersebut bertujuan meningkatkan daya tarik produk kuliner tradisional khas Nagari Labuah sekaligus memperkuat identitas usaha agar lebih mudah dikenal masyarakat.

Sebelum pemasangan spanduk, mahasiswa KKN melakukan observasi dan berdiskusi dengan pemilik usaha terkait perkembangan bisnis yang dijalankan. Spanduk kemudian dipasang untuk memudahkan masyarakat maupun pengunjung menemukan lokasi usaha serta memperluas jangkauan promosi produk.

Pemilik UMKM Rakik Maco, Amak Nila, mengapresiasi pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN. Menurutnya, keberadaan spanduk membuat identitas usaha lebih jelas sehingga pelanggan lebih mudah mengetahui lokasi produksi.

"Semoga perhatian terhadap UMKM lokal seperti Rakik Maco terus berlanjut agar makanan tradisional khas Nagari Labuah semakin dikenal masyarakat," ujarnya.

Ketua Kelompok KKN UNP Nagari Labuah, Muhammad Haqqil Annahli, mengatakan Rakik Maco memiliki potensi besar sebagai kuliner khas daerah yang perlu terus dipromosikan.

"Kami ingin membantu pelaku UMKM melalui langkah sederhana tetapi bermanfaat. Spanduk usaha tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga media promosi agar produk Rakik Maco semakin dikenal masyarakat," katanya.

Selain mendampingi UMKM, mahasiswa KKN UNP juga melaksanakan sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Di bidang pendidikan, mahasiswa menggelar sosialisasi di sekolah untuk memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan kehidupan sehari-hari sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa.

Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama pemerintah nagari dan masyarakat di sejumlah titik lingkungan guna menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman. Selain itu, mereka mengikuti senam bersama ibu-ibu PKK yang rutin digelar setiap Minggu di Jorong Ampalu Ketek sebagai upaya mendorong pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UNP, Pemerintah Nagari Labuah, dan masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan potensi nagari. Pendampingan UMKM Rakik Maco menjadi salah satu bentuk sinergi perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis kuliner tradisional.

Editor : Novitri Selvia
Rakik Maco unp kkn umkm