PADEK.JAWAPOS.COM–Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam mendorong transformasi pendidikan melalui inovasi pembelajaran digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Flipbook Maker untuk Inovasi Pembelajaran Digital di SMA Pembangunan Laboratorium UNP pada 17–18 Juli 2026.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengembangkan bahan ajar digital yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di era digital.
Pelatihan dilaksanakan oleh tim dosen lintas disiplin dari Universitas Negeri Padang yang diketuai Dr. Ayu Gustia Ningsih, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP.
Baca Juga: Laporan Warga Bongkar Dugaan Peredaran Sabu, 4 Pria Diamankan di Lembang Jaya
Tim pelaksana juga terdiri atas Ena Noveria, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Gita Rahmi, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, serta Syerlie Annisa, S.Pd., M.Pd.T. dari Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Bahasa dan Seni UNP.
Selain melibatkan dosen, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa UNP sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa yang terlibat yakni Putri Arisya Ningsih dan Rizan Akbar dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, serta Ferisa Efrilia dari Jurusan Perpustakaan dan Ilmu Informasi.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa tersebut menjadi bentuk nyata keterlibatan sivitas akademika dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas pendidik.
Baca Juga: Empat Brand SIG Didorong Makin Dekat dengan Konsumen di Area Penjualan 1
Praktik Pengembangan E-Modul Interaktif
Selama pelatihan, peserta tidak hanya memperoleh materi teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung dalam mengembangkan e-modul interaktif menggunakan aplikasi Flipbook Maker.
Materi yang diberikan meliputi penyusunan struktur modul digital, pengembangan konten pembelajaran, integrasi berbagai elemen multimedia seperti gambar, video, dan animasi, hingga penyusunan modul digital yang lebih menarik dan mudah digunakan dalam proses belajar mengajar.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu menghasilkan bahan ajar digital yang inovatif sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendorong keterlibatan peserta didik dalam proses belajar.
Baca Juga: Statistika UNP Kembangkan SIDANA di Nagari III Koto
Wujud Program Kampus Berdampak
Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi program Kampus Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan inovasi sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Melalui transfer pengetahuan dan teknologi pembelajaran digital kepada para pendidik, UNP berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan.
Dukung Pencapaian SDG 4
Pelatihan ini juga sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education).
Baca Juga: Kebakaran Rumah dan Toko di Dadok Tunggul Hitam, Kerugian Capai Rp750 Juta
Peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam penyusunan bahan ajar diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus memperkuat kesiapan dunia pendidikan menghadapi tantangan transformasi digital.
Komitmen UNP terhadap Inovasi Pendidikan
Melalui pelaksanaan pelatihan pengembangan e-modul interaktif berbasis Flipbook Maker, Universitas Negeri Padang menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pembelajaran digital di Indonesia.
Baca Juga: Inovasi Kandang Hebat Dukung Ketahanan Pangan di Nagari Palaluar
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak pendidik yang memiliki kemampuan menghasilkan bahan ajar digital yang inovatif, memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif, serta memperluas dampak positif perguruan tinggi bagi masyarakat. (*)
Editor : Adetio Purtama