Bukan Hanya Bangun Gedung, Revitalisasi Sekolah Sumbar Sasar Atap hingga Toilet

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi AI
Ilustrasi AI

PADEK.JAWAPOS.COM – Program revitalisasi satuan pendidikan di Sumatera Barat pada 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung baru. Bantuan pemerintah juga diarahkan untuk memperbaiki berbagai fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, atap dan plafon, lantai, sanitasi, toilet hingga penataan lingkungan sekolah.

Sebanyak 920 satuan pendidikan di Sumbar menerima bantuan revitalisasi pada 2026 dengan total nilai mencapai Rp617,24 miliar. Jumlah penerima tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 337 satuan pendidikan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengatakan, kebutuhan revitalisasi setiap sekolah dapat berbeda sesuai kondisi sarana dan prasarana di lapangan.

“Kadang kebutuhan sekolah sederhana, seperti atap yang sudah harus diperbaiki, toilet yang perlu dibenahi atau ruang kelas yang perlu dibuat lebih nyaman. Hal-hal seperti ini sangat penting karena setiap hari digunakan oleh anak-anak dan guru,” ujar Vasko di Padang, Senin (10/8/2026).

Revitalisasi Sesuai Kebutuhan Sekolah

Menurut Vasko, perluasan program bantuan pemerintah tersebut menjadi peluang untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah di Sumbar.

Ia menilai, perbaikan fasilitas sekolah memiliki kaitan dengan terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak, aman dan nyaman bagi peserta didik maupun guru.

“Yang ingin kita pastikan adalah semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, maka itu berarti, semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman. Karena itu, kita menyambut baik, ketika program revitalisasi diperluas,” tegasnya.

Pada 2026, bantuan revitalisasi diberikan kepada berbagai jenjang pendidikan. Rinciannya terdiri dari 271 satuan pendidikan PAUD dengan nilai sekitar Rp110,17 miliar, 443 SD sekitar Rp245,73 miliar, 142 SMP sekitar Rp172,44 miliar, serta 64 SMA/sederajat sekitar Rp88,89 miliar.

Perluasan bantuan tersebut menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya ditujukan untuk pembangunan fisik berskala besar. Berbagai fasilitas yang digunakan sehari-hari juga menjadi bagian dari kebutuhan yang dapat ditangani melalui program tersebut.

Sekolah Nyaman, Proses Belajar Lebih Baik

Vasko mengatakan, perhatian terhadap sarana pendidikan perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun karakter peserta didik.

Ia menilai penguatan fasilitas sejak jenjang pendidikan awal menjadi bagian penting dalam membangun fondasi pendidikan anak-anak di Sumbar.

“Fondasi pendidikan itu harus dikuatkan sejak awal. Karena itu, ketika PAUD dan SD mendapat porsi perhatian yang lebih besar, kita melihatnya sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan anak-anak kita,” katanya.

Selain perbaikan fisik, Pemprov Sumbar juga akan terus mengawal pelaksanaan program agar bantuan pemerintah pusat dapat memberikan manfaat optimal bagi sekolah penerima.

Menurut Vasko, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan agar pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dapat dilakukan secara bertahap serta sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kalau sekolahnya nyaman, anak-anak lebih semangat belajar dan guru juga lebih nyaman mengajar. Jadi revitalisasi ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan, tetapi bagian dari investasi kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi Sumatera Barat ke depan,” tuturnya.

Pada 2025, program revitalisasi di Sumbar mencakup 337 satuan pendidikan dengan total bantuan Rp300.066.625.429. Sementara pada 2026, cakupannya meningkat menjadi 920 satuan pendidikan dengan total bantuan Rp617.241.878.313.

Vasko berharap perluasan program tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Sumbar. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan dukungan yang diberikan benar-benar bermuara pada terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik.

“Prinsipnya, pemerintah selalu hadir. Yang bisa dikerjakan sekarang, kita kerjakan. Yang masih membutuhkan penguatan kita lanjutkan secara bertahap. Kita tentu ingin semakin banyak sekolah yang layak dan semakin banyak anak Sumatera Barat yang mendapatkan lingkungan belajar yang baik,” pungkasnya.(*)

Editor : Hendra Efison
revitalisasi sekolah Sumbar bantuan sekolah Sumbar sarana prasarana sekolah perbaikan sekolah