PADEK.JAWAPOS.COM— Pengerjaan fisik akses menuju Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanahdatar, mulai dilakukan. Jalan yang menghubungkan jalan utama dengan lokasi sekolah itu memiliki panjang sekitar 1.600 meter dan lebar tujuh meter.
Pembebasan lahan untuk pembangunan akses tersebut telah rampung 100 persen. Setelah proses pembebasan selesai, pekerjaan kini memasuki tahap konstruksi sebagai bagian dari persiapan groundbreaking Sekolah Rakyat Tanjung Alam.
Akses jalan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penyiapan kawasan terpadu Sekolah Rakyat yang akan dibangun di atas lahan hibah seluas 23 hektare. Lahan tersebut merupakan kontribusi keluarga besar COO Danantara Doni Oskaria.
Lahan hibah itu telah diserahkan kepada Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial untuk mendukung perencanaan desain fisik bangunan Sekolah Rakyat Tanjung Alam.
Selain pembangunan akses jalan, Pemkab Tanah Datar bersama Kementerian Sosial juga tengah menyiapkan tenaga pendidik dan proses pendaftaran calon siswa.
Sekolah tersebut nantinya menyediakan jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kawasan Sekolah Rakyat dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu. Fasilitas yang disiapkan mencakup asrama siswa dan guru, fasilitas olahraga, sarana kesehatan, tempat ibadah, serta kantin.
Sekolah Rakyat Tanjung Alam diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan siswa ditanggung pemerintah.
“Anak-anak yang bersekolah di sini nantinya tidak dikenakan biaya. Semuanya ditanggung pemerintah, mulai dari pakaian, perlengkapan sekolah seperti buku dan kebutuhan lainnya,” jelas Bupati Eka Putra, dikutip dari media sosial Pemkab Tanahdatar pada Rabu (26/8/2026).(*)
Editor : Hendra Efison