Poltekkes Padang Gandeng Warga Tabing Kelola Sampah Organik dengan Biopori

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Poltekkes Kemenkes Padang menyerahkan 50 tabung biopori kepada warga Tabing untuk pengolahan sampah organik. (Foto: Istimewa)
Poltekkes Kemenkes Padang menyerahkan 50 tabung biopori kepada warga Tabing untuk pengolahan sampah organik. (Foto: Istimewa)

PADEK.JAWAPOS.COM — Poltekkes Kemenkes Padang melalui Jurusan Kesehatan Lingkungan mendorong masyarakat mengolah sampah organik sejak dari sumbernya dengan memanfaatkan tabung biopori.

Edukasi tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Masjid Darussalam, Kampung Lereng RW 02 Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu melibatkan tim dosen yang terdiri atas Miladil Fitra, SKM, MKM, Dr. Irmawartini, MKM, Darwel, SKM, M.Epid, dan Lindawati, SKM, M.Kes, serta mahasiswa dan dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah organik sekaligus menerima 50 tabung biopori.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Padang, Miladil Fitra, mengatakan pemanfaatan tabung biopori menjadi salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengolah sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah organik dengan tabung biopori. Ada 50 tabung biopori yang kami serahkan kepada warga,” ujar Miladil.

Tabing Jadi Wilayah Binaan

Miladil menjelaskan, RW 02 Kelurahan Tabing Banda Gadang merupakan salah satu wilayah binaan Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang.

Sebelumnya, Poltekkes Kemenkes Padang bekerja sama dengan HAKLI Provinsi Sumbar juga telah membantu masyarakat membentuk Bank Sampah Lobang Jepang yang hingga kini masih berjalan.

Menurut Miladil, program pengabdian kepada masyarakat tersebut akan terus dikembangkan setiap tahun melalui berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah.

Selain pemanfaatan tabung biopori, masyarakat ke depan juga dapat dikenalkan dengan pengolahan sampah menggunakan komposter dan metode lainnya.

Warga Apresiasi Program Biopori

Ketua RW 02 sekaligus Ketua Masjid Darussalam Kampung Lereng Banda Gadang, Sersan Mayor Purnawirawan Muhammad Rohimin, mengapresiasi perhatian Poltekkes Kemenkes Padang terhadap persoalan persampahan di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi pengabdian mahasiswa Poltekkes yang dikomandoi bapak dan ibu dosen. Mereka sudah memikirkan bagaimana masyarakat kami bisa mengolah sampah dengan benar dan sudah difasilitasi melalui tabung biopori,” ujar Muhammad Rohimin.

Ia menilai keberadaan tabung biopori memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengolah sampah. Sampah organik yang diolah juga dapat menghasilkan kompos yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai pupuk maupun mendukung kegiatan bank sampah yang telah dibentuk sebelumnya.

Muhammad Rohimin mengatakan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan menyambut baik kolaborasi antara mahasiswa dan dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang dengan warga.

“Kami sangat senang dan bangga dengan kehadiran anak-anak kami bersama bapak dan ibu dosen Poltekkes Padang. Manfaatnya sudah kami rasakan, terutama dalam membantu masyarakat mengolah sampah sebagaimana mestinya,” katanya.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan pengabdian kali ini. Poltekkes Kemenkes Padang diharapkan terus bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengembangkan pemanfaatan sampah.

“Harapan kami ke depan tidak berhenti di sini saja. Kami berharap Kampus Poltekkes Padang terus bersinergi dengan kami, baik dalam kegiatan pembersihan lingkungan maupun memanfaatkan sampah dan membimbing masyarakat kami,” ujarnya.

Melalui pengelolaan sampah dari sumbernya, masyarakat diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang sekaligus memperoleh manfaat lingkungan dan pemanfaatan dari sampah yang diolah secara tepat.(*)

Editor : Heri Sugiarto
tabung biopori warga Tabing Poltekkes Kemenkes Padang pengelolaan sampah sampah organik