PADEK.JAWAPOS.COM – Universitas Negeri Padang (UNP) terus menyiapkan fasilitas dan dukungan bagi lulusan yang ingin bekerja ke luar negeri. Salah satunya melalui keberadaan Migran Center yang menjadi perpanjangan tangan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dalam mempersiapkan tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri.
Dorongan tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Peluang Kerja Luar Negeri KemenP2MI, Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si., Ak., dan Dirjen Penempatan KemenP2MI, Ahnas, S.Ag., M.Si., saat mengunjungi UNP, Jumat (18/9/2026).
Keduanya menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Diskusi “Membangun Talenta Global: Sinergi Promosi, Kompetensi dan Penempatan Kerja bersama Migran Center” yang berlangsung di Ruang Sidang Senat UNP.
Migran Center UNP Dinilai Berperan Siapkan Tenaga Kerja
Dwi Setiawan Susanto menilai keberadaan Migran Center UNP mendukung persiapan lulusan untuk bekerja di luar negeri.
Menurutnya, perkembangan Migran Center UNP menunjukkan kemajuan sejak kunjungannya pada 2025.
“Progres UNP sungguh sangat luar biasa sejak terakhir saya ke sini (2025 lalu). Tidak hanya menghadirkan migran senter pertama di Sumatera tapi insyaAllah menjadi Migran Center terbaik di Indonesia,” ujar Dwi Setiawan Susanto.
Migran Center tersebut menjadi bagian dari dukungan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap bekerja ke luar negeri.
Calon Pekerja Perlu Siapkan Kompetensi dan Bahasa
Dirjen Penempatan KemenP2MI Ahnas mengatakan, melalui Migran Center, UNP dinilai mampu memberikan peluang bekerja ke luar negeri bagi lulusannya.
Menurut Ahnas, Migran Center dapat membantu calon tenaga kerja meningkatkan kemampuan diri, memilih peluang kerja, meningkatkan kompetensi, serta mengenal negara tujuan kerja.
Persiapan juga mencakup penguatan bahasa yang diwajibkan di negara tujuan.
“Orang yang bekerja ke luar negeri tersebut harus mempersiapkan keseluruhan secara total mulai dari dokumen, kompetensi, bahasa, memahami negera penempatan dan juga peluang jabatan apa yang akan di bidik. Kami yakin Migran Center UNP mampu mempersiapkan itu,” ujar Ahnas di hadapan mahasiswa UNP.
UNP Siapkan Fasilitas untuk Lulusan
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., mengatakan sudah saatnya mahasiswa UNP tidak hanya berpikir untuk bekerja di Indonesia, tetapi juga mempertimbangkan peluang bekerja di luar negeri.
Menurut Krismadinata, ilmu yang diberikan di UNP juga sudah berstandar internasional.
“UNP terus menyiapkan banyak fasilitas bagi adik-adik yang ingin bekerja di luar negeri seperti keberadaan Migran Center, kemudian kita juga punya Confucius Institute (CI) dan Japan Carier Center (JCC). Semuanya kita siapkan agar lulusan kita bisa bekerja ke luar negeri,” terang Rektor.
Ia juga mengaitkan peluang bekerja ke luar negeri dengan karakter masyarakat Minangkabau yang telah terbiasa merantau.
“Bekerja keluar negeri ini juga sejalan dengan karakter masyarakat Minangkabau yang sudah terbiasa merantau dari dulunya, sehingga saya rasa lulusan UNP mampu menjadi perantau tangguh di luar negeri,” ujar Rektor.
KemenP2MI dan UNP Dorong Talenta Global
Diskusi bersama Migran Center tersebut mempertemukan pihak KemenP2MI dan UNP dalam pembahasan mengenai promosi, peningkatan kompetensi, dan penempatan kerja bagi calon pekerja migran.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Internasional, Kepala UPT PKK, serta Kasubdi Kerjasama UNP.
Upaya tersebut sejalan dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)
Editor : Heri Sugiarto