Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Upertis Lakukan Pemeriksaan Feses dan Penyuluhan Penyakit Infeksi Kecacingan Murid SDN 14 Batipuh Panjang

Hendra Efison • Rabu, 21 Februari 2024 | 12:20 WIB

 

Photo
Photo
PADEK.CO-- Tim pengabdian kepada masyarakat (Pengabmas) yang dilakukan kaloborasi antara dosen dengan mahasiswa angkatan 2022 semester 3 program studi Diploma Tiga Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Perintis Indonesia, melakukan Pemeriksaan dan edukasi kesehatan kepada Siswa/i SDN 14 kelurahan Batipuh Panjang kecamatan Koto Tangah Padang.

Tim pengabmas yang diketuai oleh Endang Suriani, SKM., M..Kes dan anggota dosen pembimbing Bapak Vetra Susanto, S.S.T., M.K.M, Ibu Renowati, S.SiT, M.Biomed dan Ibu Marisa, S.Pd, M.Pd, yang melakukan bimbingan edukasi kesehatan sebagai bentuk penerapan ilmu dari matakuliah Parasitologi beserta 3 orang mahasiswa Diploma Tiga Teknologi Laboratorium Medis angakatan 2022.

Tim Pengabmas melakukan Pemeriksaan feses dan edukasi tentang penyakit infeksi kecacingan. Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang masih banyak di temukan di dunia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO). Perlu dilakukan edukasi kecacingan yang diberikan secara berkala untuk dapat meningkatkan pengetahuan terhadap penyakit kecacingan.

Menurut Notoatmodjo pendidikan kesehatan merupakan behavioral investment jangka Panjang dan hasil investment pendidikan kesehatan baru dapat dilihat beberapa waktu kemudian. Sesuai dengan penelitian Shan et al (Shan X. et al, 2000) yang menyebutkan edukasi kecacingan yang disertai dengan pemeriksaan feses dan pemberian pengobatan dapat mengubah pengetahuan, sikap dan perilaku murid sekolah dasar sehingga dapat menurunkan angka kecacingan di sekolah tersebut.

Pencegahan dan penanggulangan infeksi kecacingan pada anak sekolah dasar, pemerintah dan masyarakat telah Bersama-sama melaksanakan berbagai program pemberantasan infeksi kecacingan, terutama di sekolah dasar. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan tentang sanitasi yang baik dan tepat guna, higiene keluarga dan higiene pribadi (Kementerian Kesehatan RI, 2012).

Upaya pencegahan dan penanggulangan kecacingan pada anak sekolah dasar, petugas kesehatan sebagai “educator” mempunyai peran melaksanakan tugas membantu orang tua anak dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan, sehingga terjadi perubahan tingkah laku dari orang tua anak setelah dilakukan pendidikan kesehatan .

Dengan mengetahui faktor-faktor yang menunjang terjangkitnya infeksi kecacingan dan cara pencegahannya, maka petugas kesehatan terutama perawat harus memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua anak tentang kejadian kecacingan, cara pencegahan dan penularan kecacingan tersebut, terutama pada anak-anak SDN 14 kelurahan Batipuh Panjang kecamatan Koto Tangah Padang.(rel)

Editor : Hendra Efison
#feses #Kecacingan #Upertis Padang