PADEK.JAWAPOS.COM- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pendidikan Dan Pelatihan (UPDL) Padang mengembangkan program vokasi sebagai bentuk Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) tahun 2024. Kali ini Learning Unit perusahaan listrik negara itu bekerjasama dengan SMKN 1 Padang dan SMKN 1 Bukittinggi. Hingga bulan Juni tahun ini, telah dilaksanakan sebanyak 5 angkatan Sejak 2019.
"Program ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN kepada dunia pendidikan," kata Zaki Yamani Kertapati, Manajer UPDL Padang, dalam penutupan pelaksanaan magang di kantor PT PLN (Persero) UPDL Padang, Selasa 25 Juni 2024.
Turut hadir dalam penutupan itu perwakilan masing - masing sekolah yaitu kepala sekolah dan staf terkait, beserta siswa. Dalam magang yang dimulai bulan juli Tahun 2023 peserta yang mengikuti sebanyak 40 orang berasal dari SMKN 1 padang 20 orang dan SMKN 1 Bukittinggi 20 orang.
Lebih lanjut sebut Zaki Yamani Kertapati, program tersebut telah dimulai sejak tahun 2019 atau telah lima angkatan hingga periode ini.
Pelaksanaan program adalah magang bersertifikat, pelaksanaan magang selama 6 bulan penuh. Dirancang untuk meningkatkan keterampilan vokasi siswa serta memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Untuk pelaksanaan magang, lanjut Zaki peserta magang tersebar di Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera, dengan fokus di beberapa Gardu induk di lingkungan Sumatera Barat.
Siswa yang sudah mengikuti program tersebut akan mengikuti uji sertifikasi kompetensi. Jika lulus mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai persyaratan dalam dunia kerja sesuai undang-undang ketenagalistrikan.
“Sertifikasi menjadi nilai lebih untuk siswa. Sehingga ketika memasuki dunia kerja sertifikasi kompetensi diakui resmi oleh negara. Ini juga merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan peluang kepada siswa untuk memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi dari program kami,” ujar Zaki Yamani Kertapati.
Zaki Yamani berharap agar siswa yang lulus dari program ini memiliki kesiapan dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya dan benar benar mengimplementasikan ilmu yang di dapat dalam mengikuti program
Program itu disambut baik oleh SMKN 1 Padang dan SMKN 1 Bukitinggi. “Dengan adanya kerjasama ini ilmu yang anak anak dapatkan tentunya dapat berguna di lingkungan masyarakat sekitar dan untuk bekal mereka ketika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi ataupun langsung terjun ke dunia kerja,” ucap Bustami, S.Pd, Wakil Manajemen Mutu (WMM) SMKN 1 Padang
Hal yang sama juga disampaikan perwakilan dari SMK N 1 Bukittinggi, yang berharap program ini dapat meningkatkan kualitas dari siswa.
"Karakter moral dari anak - anak ini sudah bisa dipastikan siap dalam menghadapi dunia kerja. Kegiatan ini sudah sangat baik harapanya dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat berlanjut secara berkelanjutan," sebut Gustian Budiarto, MPd., Kepala Sekolah SMKN 1 Bukittinggi
Zaki Yamani Kertapati menjelaskan untuk mengikuti magang terdapat seleksi ketat dari pihak sekolah yaitu seleksi kemampuan fisik, kesehatan, berpikir dan attitude.
"Ini karena kuota terbatas untuk bisa ikut," tandasnya. (*)
Editor : Tandri Eka Putra