Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Komit Tidak Naikkan UKT, Ini Harapan ISI Padangpanjang

Yuwardi Tanjung • Minggu, 23 Februari 2025 | 20:20 WIB

Mahasiswa ISI Padangpanjang sedang berkumpul di lapangan kampus.
Mahasiswa ISI Padangpanjang sedang berkumpul di lapangan kampus.
PADEK.JAWAPOS.COM—Efesiensi anggaran sebagai mana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor I Tahun 2025, Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang tegas berkomitmen tidak menaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag, M.Hum menyebut kampus yang merupakan salah satu Satuan Kerja (Satker) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi (Kemen Saintek) itu pasti turut terdampak.

“ISI yang merupakan PTNBH, tentunya harus mengikuti aturan. Apa lagi perihal efisiensi anggaran ini merupakan imbauan pemerintah pusat terhadap seluruh institusi dari pusat hingga daerah,” ujar Febri, Minggu (23/2).

Namun demikian, Febri mengatakan kampus atas kebijakan efesiesi anggaran tersebut berupaya tidak memberatkan mahasiswa. Ditegaskannya untuk UKT yang selama ini tergolong rendah, dipastikan tidak terjadi kenaikan.

“Selama ini UKT kita hanya berkisar Rp2-3 juta. Bahkan ada yang hanya membayar Rp500 ribu. Karena memang mayoritas mahasiswa ISI kemampuan ekonominya menengah ke bawah,” sebutnya.

Febri juga menyebut ISI sebagai salah satu perguruan tinggi seni terbesar dan tertua di luar Jawa, tidak ingin memutus keinginan dan semangat ke jenjang perguruan tinggi. Terutama orang dengan minat dan bakat tertentu.

“Dengan tidak memberlakukan kenaikan UKT, kami berharap tidak terjadi pemangkasan terhadap BOPTN. Hal ini sangat penting agar efesiensi anggaran tidak berdampak langsung terhadap kegiatan prioritas mahasiswa dan dosen,” pungkas Febri. (wrd)

Editor : Hendra Efison
#Efisiensi Anggaran 2025 #ukt #isi padangpanjang #boptn