Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Petani Jeruk Limapuluh Kota Dilatih Upertis Bikin Produk Olahan Bernilai Ekonomi

Heri Sugiarto • Minggu, 20 Juli 2025 | 14:30 WIB

Tim PKM Upertis bersama petani jeruk di Baruah Gunuang II, Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: IST)
Tim PKM Upertis bersama petani jeruk di Baruah Gunuang II, Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: IST)
PADEK.JAWAPOS.COM-Universitas Perintis Indonesia (Upertis) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Jorong Baruah Gunuang II, Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Rabu dan Kamis, 16–17 Juli 2025.

Kegiatan bertema “Pemanfaatan Tanaman Jeruk Menjadi Aneka Produk Olahan yang Bernilai Jual” ini diketuai Dr Apt Farida Rahim, MFarm, bersama Prof Dr Suryani, MSi, Dr Gus Andri, SE, MM, serta tiga mahasiswa: Agung Perdana Putra, Ahmad Fauzan, dan Bella Dwi Lestari.

Menurut Dr Farida, daerah Bukit Barisan sebelumnya dikenal sebagai penghasil Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo). Namun, anjloknya harga jual membuat banyak kebun jeruk terbengkalai.

Program PKM Upertis yang didanai hibah DPPM Kemendikti Saintek RI 2025 ini bertujuan memberikan solusi agar petani tidak hanya mengandalkan penjualan buah segar.

Prof Suryani menjelaskan, jeruk dapat diolah menjadi selai, permen, jelly, minyak atsiri, dan lilin aroma terapi.

Selai jeruk dibuat dari perasan jeruk, pepaya muda parut, maizena, dan gula, lalu dimasak hingga mengental dan dikemas dalam botol.

Minyak atsiri disuling dari daun dan kulit jeruk, lalu digunakan untuk campuran VCO dan lilin terapi.

Tim PKM juga mendemonstrasikan langsung proses pembuatan produk olahan jeruk serta menyerahkan peralatan dan bahan kepada Kelompok Tani Harapan yang beranggotakan 20 petani.

"Pengabdian ini untuk mendorong kewirausahaan dan meningkatkan ekonomi petani jeruk," ujar Prof Suryani.

Ketua Poktan Harapan, Abrar, menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan. "Mudah-mudahan ini menguatkan semangat kami bertani jeruk," ujarnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#jelly #jeruk gunuang omeh #lilin aroma terapi #minyak atsiri #selai #pelatihan olahan jeruk #Tim PKM Upertis #Baruah Gunuang Limapuluh Kota