Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT untuk Program S3 Studi Islam

Heri Sugiarto • Selasa, 2 Desember 2025 | 11:15 WIB

Tim Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar bersama stakeholder mendukung proses asesmen S3 Studi Islam oleh BAN-PT.(Foto: Humas)
Tim Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar bersama stakeholder mendukung proses asesmen S3 Studi Islam oleh BAN-PT.(Foto: Humas)
PADEK.JAWAPOS.COM-Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Mulai 1 hingga 3 Desember 2025, Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Mahmud Yunus menjalani Asesmen Lapangan (AL) secara daring oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menilai kualitas akademik dan tata kelola program doktoral.

Pembukaan Asesmen Secara Daring

Acara pembukaan digelar melalui platform konferensi video (Zoom) dan diikuti 60 peserta, meliputi pimpinan universitas, tim borang akreditasi, dosen S3, serta stakeholder dan mitra kampus.

Kehadiran para mitra dan pengguna lulusan menjadi bukti dukungan terhadap eksistensi Program Studi S3 Studi Islam di tingkat nasional.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, menyampaikan apresiasi kepada tim asesor BAN-PT. “Kami menyambut hangat kehadiran para asesor yang mulia secara virtual di kampus kami. Asesmen lapangan ini adalah bagian vital dari akuntabilitas publik kami,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan cermin standar kualitas pendidikan yang dijalankan universitas.

Kesiapan Tim Pascasarjana

Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Marjoni Imamora, menyatakan kesiapan timnya menghadapi asesmen.

“Kami telah berikhtiar maksimal untuk menyajikan data apa adanya, sesuai dengan realitas objektif di lapangan. Masukan dari para asesor nantinya akan menjadi bahan semangat untuk menyempurnakan tata kelola Program Studi S3 Studi Islam,” kata Prof. Marjoni.

Peran Asesor BAN-PT

Proses asesmen menghadirkan dua asesor dari BAN-PT, yakni Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Prof. Dr. Asaril Muhajir dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Prof. Ramdani menegaskan pentingnya sinergi dan keterbukaan data. “Kami ingin melihat kesesuaian antara apa yang tertulis dengan praktik di lapangan, termasuk mendengar langsung suara mahasiswa dan mitra,” katanya.

Prof. Asaril Muhajir menambahkan apresiasi terhadap antusiasme peserta dan keterlibatan stakeholder. Ia berharap diskusi selama asesmen bisa memberikan gambaran utuh mengenai dampak dan relevansi program doktoral ini.

 

Kegiatan asesmen dijadwalkan hingga 3 Desember 2025, mencakup wawancara pimpinan, konfirmasi data dengan dosen dan tenaga kependidikan, serta sesi dengan mahasiswa dan alumni.

Seluruh sivitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap asesmen ini membuahkan akreditasi Unggul untuk Program Studi S3 Studi Islam.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pendidikan doktor #akreditasi perguruan tinggi #UIN #BAN-PT #UIN Mahmud Yunus Batusangkar #S3 Studi islam