Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sikap Positif Remaja, Kunci Sukses PIK R Melati di Smandubes

Rommy Delfiano • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:34 WIB

Dien Gusta Anggraini Nursal.
Dien Gusta Anggraini Nursal.
PADEK.JAWAPOS.COM–Di tengah derasnya arus digital dan tantangan remaja masa kini, SMAN 12 Padang atau yang akrab disebut Smandubes tampil sebagai pionir dengan program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) Melati. Sejak berdiri tahun 2019, wadah ini menjadi ruang belajar, berbagi, sekaligus konseling sebaya bagi ratusan siswa.

Berada di Kelurahan Gurunlaweh, Kecamatan Nanggalo, sekolah ini menampung lebih dari 787 siswa kelas XI dan XII. Dari jumlah itu, sekitar 48 siswa aktif menjadi kader PIK R Melati.

Mereka bergerak di bawah struktur organisasi yang rapi, kepala sekolah sebagai penanggung jawab, guru BK sebagai pembina, hingga pengurus inti dari kalangan siswa. Divisi-divisi khusus seperti kesehatan reproduksi, pendidikan sebaya, dan konselor sebaya pun sudah terbentuk.

Meski fasilitas masih terbatas, ruang PIK R bergabung dengan ruang BK dan media poster minim, kegiatan tetap berjalan. Informasi dibagikan lewat Instagram dan TikTok, talkshow rutin digelar, dan sosialisasi bersama narasumber dari BKKBN terus diupayakan.

Penelitian dan pengabdian masyarakat ini dilakukan di bawah supervisi Prof. Dr. dr. Dien Gusta Anggraini Nursal, MKM dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas. Hasil penelitian terhadap 278 siswa kelas XI dan XII menunjukkan fakta menarik, yakni 36,3 persen siswa belum memanfaatkan layanan PIK R.

Analisis mendalam menemukan bahwa sikap siswa menjadi faktor paling menentukan. Siswa dengan sikap negatif tercatat 15,8 persen dan terbukti lebih berisiko tidak memanfaatkan layanan konseling.

“Variabel sikap terbukti signifikan. Semakin positif sikap siswa terhadap PIK R, semakin besar kemungkinan mereka memanfaatkan layanan,” ungkap tim peneliti.

Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan PIK R bukan hanya soal struktur organisasi atau fasilitas, melainkan bagaimana membangun sikap positif remaja terhadap pentingnya kesehatan reproduksi. Dukungan guru, teman sebaya, dan pihak terkait menjadi kunci agar usaha promotif dan preventif berjalan merata.

Dengan penguatan kapasitas kader, peningkatan pelatihan konselor sebaya, serta koordinasi lebih intensif dengan BKKBN, PIK R Melati diharapkan tumbuh menjadi pusat edukasi remaja yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar program sekolah, PIK R Melati adalah gerakan remaja Padang menuju generasi sehat, berdaya, dan siap menghadapi masa depan. (rdo)

Editor : Adetio Purtama
#sikap positif #kunci sukses #remaja