Pariaman, Padek.Jawapos.com—Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kota Pariaman 2026 resmi digelar dengan melibatkan 159 pelajar SD dan SMP, Senin (18/5/2026). Ajang yang dibuka langsung Wali Kota Pariaman Yota Balad itu menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus pencarian talenta seni muda terbaik untuk mewakili Kota Pariaman ke tingkat lebih tinggi.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Balaikota Pariaman dan SMPN 4 Pariaman tersebut dihadiri Kepala Disdikpora Kota Pariaman Hertati Taher, dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping, hingga ratusan peserta dari berbagai sekolah.
Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan FLS3N bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi ruang bagi pelajar mengembangkan kreativitas, karakter, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Festival ini adalah panggung terbaik bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat, imajinasi, dan karakter seni secara positif,” ujar Yota Balad.
Baca Juga: Tim Penilai PKK Sumbar Datangi Pariaman, Desa Talago Sariak Targetkan Juara Provinsi 2026
Ia memastikan Pemerintah Kota Pariaman terus mendukung pengembangan talenta seni dan sastra agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami ingin bakat anak-anak Kota Pariaman terus tumbuh dan mendapatkan ruang apresiasi yang layak,” tambahnya.
Pertandingkan 15 Cabang Lomba Seni dan Sastra
Kepala Disdikpora Kota Pariaman Hertati Taher menjelaskan, FLS3N tingkat kota berlangsung selama dua hari, 18–19 Mei 2026, dengan total 15 cabang lomba untuk jenjang SD dan SMP.
Untuk tingkat SD, lomba yang dipertandingkan meliputi gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari.
Baca Juga: 113 Tukang di Kota Solok Ikuti Akademi Jago Bangunan, Semen Padang Dinilai Lebih Berkualitas
Sedangkan tingkat SMP mempertandingkan ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, serta tari kreasi.
“Peserta tingkat SD sebanyak 83 siswa dan tingkat SMP sebanyak 76 siswa,” jelas Hertati.
Ia menyebut FLS3N menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa melalui seni, kreativitas, dan budaya sejak usia dini.
Libatkan 23 Juri dari Seniman dan Akademisi
Untuk menjaga kualitas penilaian, Disdikpora Kota Pariaman melibatkan 23 juri yang berasal dari kalangan akademisi, pekerja seni, dan pengajar seni dari Kota Pariaman, Padangpariaman, hingga Kota Padang.
Masing-masing cabang lomba dinilai oleh tiga juri sesuai standar nasional pelaksanaan FLS3N.
Baca Juga: PSPP Padangpanjang Lolos Putaran Nasional Liga 4 2026, PSSI Tetapkan 2 Wakil Sumbar
Yota Balad juga berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung.
“Tunjukkan kreativitas tanpa batas, tetapi tetap junjung tinggi sportivitas dan nilai kejujuran. Menang atau kalah adalah hal biasa, namun semangat berkarya adalah kemenangan sesungguhnya,” katanya.
Pelaksanaan FLS3N 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda kreatif yang tidak hanya berprestasi di bidang seni dan sastra, tetapi juga menjadi duta budaya daerah di tingkat nasional.(*)
Editor : Hendra Efison