Informasi tersebut diperoleh dalam pertemuan delegasi UNP dengan pihak Matej Bel University di Banská Bystrica, Slovakia, di sela pelaksanaan konferensi internasional yang berlangsung di kampus tersebut.
Program ini penting untuk memperluas akses sivitas akademika UNP terhadap pengalaman pendidikan internasional, sekaligus memperkuat kerja sama global di bidang pendidikan dan penelitian.
Delegasi UNP terdiri atas Senior Eksekutif UNP Prof. Ganefri, Ph.D., Direktur Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi UNP Prof. Rusnardi Rahmat Putra, S.T., M.T., Ph.D., Eng., serta Kepala Pusat Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual LPPM UNP Dr. Hendra Hidayat, S.Pd., M.Pd.
Mereka diterima oleh Erasmus Coordinator International Cooperation Office Matej Bel University, Mgr. Andrea Bobakova, untuk membahas implementasi kerja sama melalui Program Erasmus+.
Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, proposal kerja sama yang diajukan telah memperoleh persetujuan dalam skema Erasmus+.
Program yang akan dijalankan meliputi mobilitas dua mahasiswa UNP ke Matej Bel University, Slovakia, mobilitas satu mahasiswa Matej Bel University ke UNP, mobilitas dua dosen atau staf UNP ke Eropa, dan mobilitas satu staf Matej Bel University ke UNP. seluruh biaya program ditanggung melalui pendanaan Erasmus+.
Senior Eksekutif UNP Prof. Ganefri mengatakan hibah tersebut menjadi peluang strategis bagi peningkatan internasionalisasi kampus.
"UNP mendapatkan grant dari project Erasmus untuk mengirimkan 3 orang dosen dan 2 orang student ke beberapa negara Eropa yang menjadi anggota, dan semua pembiayaan didanai melalui Project Erasmus," ujar Prof. Ganefri dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, pada Semester Juli–Desember 2026 dan Semester Januari–Juni 2027, dosen dan mahasiswa terpilih akan mengikuti program mobilitas akademik di sejumlah perguruan tinggi mitra di Eropa.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat penelitian, serta memperluas jaringan kerja sama internasional yang tengah dikembangkan UNP.
Prof. Ganefri menambahkan bahwa kerja sama Erasmus+ juga membuka peluang kolaborasi penelitian dan publikasi internasional antara UNP dan berbagai perguruan tinggi mitra di Eropa.
Ia menilai mobilitas akademik tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta program secara individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan reputasi institusi di tingkat internasional.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak turut membahas penyusunan perjanjian kerja sama bilateral sebagai dasar pelaksanaan program akademik, penelitian, dan pertukaran sivitas akademika pada masa mendatang.(*)