Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UNP Olah Limbah Dapur Hotel dan Lapau jadi Eco Enzyme Ramah Lingkungan

Heri Sugiarto • Sabtu, 6 Juni 2026 | 21:17 WIB
Tim UNP mengolah sampah organik dari dapur UNP Hotel dan Lapau UNP menjadi eco enzyme sebagai bagian dari program pengelolaan lingkungan berkelanjutan, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.(Foto: KKPS)
Tim UNP mengolah sampah organik dari dapur UNP Hotel dan Lapau UNP menjadi eco enzyme sebagai bagian dari program pengelolaan lingkungan berkelanjutan, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.(Foto: KKPS)

PADEK.JAWAPOS.COM – Universitas Negeri Padang (UNP) memanfaatkan sampah organik dari aktivitas dapur untuk diolah menjadi eco enzyme sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Program tersebut diterapkan di UNP Hotel & Convention Center serta Lapau UNP dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Pemanfaatan limbah organik tersebut dilakukan dengan mengolah sisa bahan makanan dan sampah dapur menjadi eco enzyme, yakni cairan hasil fermentasi yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari pupuk alami hingga pembersih ramah lingkungan.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi UNP, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kampus terhadap isu lingkungan yang kini menjadi perhatian global.

Menurut Prof. Anni, UNP tidak hanya berkomitmen pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan praktik berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan kampus.

"Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UNP menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui berbagai langkah nyata, salah satunya dengan pembuatan eco enzyme di UNP Hotel dan Lapau UNP. Bahan bakunya berasal dari sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, sehingga limbah yang sebelumnya terbuang dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang bernilai dan ramah lingkungan," jelas Prof. Anni, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya sadar lingkungan di lingkungan kampus.

Melalui program tersebut, sivitas akademika dapat melihat secara langsung bahwa pengelolaan sampah yang baik mampu memberikan manfaat sekaligus mengurangi volume limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Selain mendukung pengurangan sampah, program ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik yang dapat diterapkan secara lebih luas, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun masyarakat umum.

Kepala Kantor Komunikasi dan Promosi Strategis UNP, Dr Haris menyampaikan bahwa pengelolaan sampah organik menjadi eco enzyme merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan karena mampu mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan kembali.

"Program tersebut juga sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik," kata Haris.

Melalui inovasi pengelolaan sampah ini, lanjutnya, UNP turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDGs Nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui pengurangan limbah organik dan penerapan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#unp #pengelolaan sampah organik #Eco Enzyme #Universitas Negeri Padang #hari lingkungan hidup sedunia