PADEK.JAWAPOS.COM– Sebanyak 97 siswa dari empat sekolah dasar di Kecamatan Pariaman Utara dan Pariaman Selatan menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) serta paket sembako di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Kamis (11/6/2026). Bantuan pendidikan tersebut ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sekolah dan melanjutkan pendidikan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ida yang mewakili Andre Rosiade. Selain bantuan pendidikan, para penerima juga memperoleh paket sembako yang berisi kebutuhan pokok rumah tangga.
Empat sekolah yang siswanya menerima bantuan tersebut yakni SD 09 Sikapak Barat, SD 02 Marunggi, SD 11 Cubadak Aie Utara, dan SD 04 Cubadak Air. Seluruh penerima berasal dari kelompok keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5.
Wali Kota Pariaman Yota Balad yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi perhatian Andre Rosiade terhadap masyarakat Kota Pariaman, khususnya di bidang pendidikan.
Menurut Yota, dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Ia menilai bantuan tersebut memberi manfaat langsung bagi keluarga penerima.
Bantuan PIP untuk Mendukung Kebutuhan Pendidikan
Yota menjelaskan setiap siswa menerima bantuan PIP sebesar Rp450 ribu yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan.
Menurut dia, bantuan dapat digunakan untuk membeli seragam sekolah, alat tulis, perlengkapan belajar, maupun kebutuhan lain yang menunjang aktivitas pendidikan siswa.
“Seperti hari ini, Bapak Andre Rosiade memberikan bantuan berupa beasiswa PIP kepada anak-anak kita pelajar SD yang masuk dalam desil 1 sampai 5, masing-masing sebesar Rp450 ribu per orang dan juga ada paket tambahan berupa sembako,” kata Yota.
Selain itu, ia berharap program serupa dapat diperluas pada masa mendatang. Pemerintah Kota Pariaman berupaya mendorong agar bantuan pendidikan juga dapat menjangkau siswa tingkat SMP, SMA, dan SMK.
Menurut Yota, akses pendidikan yang merata menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas generasi muda sekaligus mengurangi risiko putus sekolah akibat kendala ekonomi.
Paket Sembako Ringankan Beban Orang Tua
Sementara itu, Ida yang mewakili Andre Rosiade menyampaikan bahwa Program Indonesia Pintar secara konsisten diusulkan untuk membantu pelajar dari keluarga kurang mampu di berbagai jenjang pendidikan.
Ia mengatakan komitmen tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan akses pendidikan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Pak Andre sangat komitmen sekali dalam membantu masyarakat, baik secara pribadi maupun dalam menjalankan program-program sosial Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Menurut Ida, dana bantuan yang sudah masuk ke rekening penerima diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar siswa. Adapun paket sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga keluarga penerima.
Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Pariaman
Program bantuan pendidikan tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua dan pihak sekolah. Kehadiran bantuan dinilai membantu siswa memperoleh fasilitas belajar yang lebih memadai.
Selain memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Dukungan pendidikan yang berkelanjutan dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman Yalfiendri, serta jajaran tim bantuan dari Andre Rosiade.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik sehingga dapat meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(*)
Editor : Hendra Efison