Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wisuda MDTA Pariaman 2026, 203 Murid dari 17 Madrasah Diwisuda, Mulyadi Tantang Gelar Wisuda 1.000 Santri

Hendra Efison • Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:00 WIB
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.

PADEK.JAWAPOS.COM – Wisuda MDTA Pariaman menjadi momentum penguatan pendidikan keagamaan bagi generasi muda setelah sebanyak 203 murid dari 17 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kecamatan Pariaman Tengah mengikuti Wisuda Gabungan Angkatan XVII Tahun Pelajaran 2025/2026 di Aula SMK Negeri 2 Pariaman, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Ketua DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Sumatera Barat Firdaus Gani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman Edy Oktafiadi, serta para guru, orang tua, dan pengurus FKDT.

Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan pendidikan agama menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak di tengah tantangan era globalisasi yang semakin kompleks.

Menurutnya, ilmu agama yang diperoleh para murid selama belajar di MDTA tidak hanya menjadi bekal pengetahuan, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah Kota Pariaman berharap para orang tua, guru MDTA, dan masyarakat terus mendorong anak-anak untuk belajar Al-Qur’an serta memakmurkan masjid dan mushala sehingga lahir generasi Qurani yang mencintai Al-Qur’an dan rumah ibadah,” kata Mulyadi.

Wisuda MDTA Pariaman Jadi Momentum Cetak Generasi Qurani

Mulyadi menilai pembentukan generasi Qurani tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Menurut dia, keberhasilan pendidikan agama membutuhkan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat.

Karena itu, keberadaan guru MDTA dan FKDT dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.

Ia menambahkan, tantangan masa depan tidak hanya menuntut kemampuan intelektual, tetapi juga adab dan etika yang baik. Oleh sebab itu, pendidikan Al-Qur’an harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter.

“Anak-anak harus dipersiapkan menghadapi masa depan dengan kompetensi yang lengkap. Selain hafalan dan bacaan Al-Qur’an, adab dan etika juga harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

17 MDTA Lepas 203 Murid Angkatan XVII

Wisuda gabungan tahun ini diikuti murid dari 17 MDTA yang tersebar di Kecamatan Pariaman Tengah. Kehadiran ratusan wisudawan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan diniyah sebagai pelengkap pendidikan formal.

Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru MDTA yang selama ini mengabdikan diri mendidik anak-anak dalam membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada FKDT dan seluruh tenaga pendidik yang terus menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah perubahan sosial yang cepat.

“Saya mengucapkan selamat kepada 203 anak-anak yang diwisuda hari ini. Terima kasih kepada seluruh guru MDTA yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mencerdaskan generasi muda kita,” katanya.

Pemko Pariaman Dorong Wisuda 1.000 Santri

Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi melontarkan gagasan agar wisuda MDTA ke depan tidak lagi dilaksanakan per kecamatan, melainkan dalam skala Kota Pariaman.

Menurutnya, penyelenggaraan wisuda tingkat kota akan memberikan dampak yang lebih besar dalam membangun semangat pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat citra Pariaman sebagai daerah yang melahirkan generasi Qurani.

Ia bahkan menantang pengurus FKDT untuk menyiapkan wisuda gabungan yang melibatkan 1.000 murid MDTA dari seluruh Kota Pariaman pada tahun mendatang.

“Kalau bisa tahun depan kita laksanakan Wisuda 1.000 murid MDTA se-Kota Pariaman. Dampaknya akan lebih besar dan dapat membawa harum nama Kota Pariaman,” ujarnya.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari para pengurus FKDT dan tenaga pendidik yang hadir. Pemko Pariaman berharap pendidikan diniyah terus berkembang sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, serta siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.(*)

Editor : Hendra Efison
#Wisuda MDTA Pariaman #MDTA Pariaman Tengah #FKDT Pariaman #Mulyadi Wakil Wali Kota #generasi qurani