Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UNP Kembali Dipercaya Kemendikdasmen Dampingi Revitalisasi 9 SLB di Sumatera Barat

Heri Sugiarto • Senin, 15 Juni 2026 | 17:30 WIB
Kepala Subdirektorat Kerja Sama UNP, Dodi Marta Nanda, S.Pd., M.Pd (dua dari kanan) saat bimbingan teknis dan diskusi terprogram oleh Direktorat PKPLK Kemendikdasmen, pada 7–10 Juni 2026 di Tangerang, Banten.(Foto: KKPS UNP)
Kepala Subdirektorat Kerja Sama UNP, Dodi Marta Nanda, S.Pd., M.Pd (dua dari kanan) saat bimbingan teknis dan diskusi terprogram oleh Direktorat PKPLK Kemendikdasmen, pada 7–10 Juni 2026 di Tangerang, Banten.(Foto: KKPS UNP)

PADEK.JAWAPOS.COM — Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mendapat kepercayaan dari Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk melaksanakan Program Pendampingan Revitalisasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Tahun 2026. Program ini akan menyasar sembilan SLB di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Penugasan tersebut menjadi kali kedua UNP terlibat dalam program yang sama setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2025. Pada tahun ini, jumlah sekolah dampingan meningkat dari empat menjadi sembilan SLB.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Universitas Negeri Padang (UNP), Dodi Marta Nanda, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepercayaan yang kembali diberikan menunjukkan konsistensi UNP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan khusus di Indonesia.

“Program ini merupakan kali kedua UNP dipercaya setelah sebelumnya berjalan pada tahun 2025. Ini menunjukkan kapasitas UNP dalam mendukung peningkatan layanan pendidikan khusus,” kata Dodi.

Pada pelaksanaan tahun 2026, UNP ditugaskan mendampingi sembilan SLB yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Program tersebut berada di bawah koordinasi Ketua Tim Pelaksana Swakelola UNP, Ir. Risma Apdeni, S.T., M.T.

UNP menjalankan empat peran utama dalam program ini, yaitu pendampingan perencanaan revitalisasi, pendampingan pelaksanaan program, pendampingan proses konstruksi, serta pemantauan kemajuan pekerjaan di setiap sekolah sasaran.

Penandatanganan Kontrak Swakelola dan Penugasan Fasilitator

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, Direktorat PKPLK menggelar bimbingan teknis dan diskusi terprogram pada 7–10 Juni 2026 di Tangerang, Banten. Kegiatan ini bertujuan membantu sekolah sasaran menyusun rencana strategis pengembangan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Direktorat PKPLK dan perguruan tinggi pelaksana Program Revitalisasi SLB Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Direktur PKPLK, Saryadi, bersama perwakilan mitra perguruan tinggi.

Selain itu, dilakukan penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe II antara Ketua Tim Pelaksana Swakelola UNP dan Pejabat Pembuat Komitmen PKPLK, Aswin Wihdiyanto. Dari pihak UNP, penandatanganan diwakili oleh Dodi Marta Nanda.

UNP juga menugaskan dua alumni Teknik Sipil Fakultas Teknik, yaitu Prasetia Dego Candra, S.T., M.T. dan Devid Johanska, A.Md., sebagai fasilitator program. Keduanya akan mendampingi pelaksanaan revitalisasi di sekolah-sekolah sasaran agar berjalan sesuai rencana.

"Program ini bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan inklusif bagi peserta didik berkebutuhan khusus di Indonesia. Pelaksanaannya juga melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah," kata Kepala Kantor Komunikasi dan Promosi Strategis UNP, Dr Haris Satria kepada Padang Ekspres, Senin (15/6/2026).(*)

Editor : Heri Sugiarto
#revitalisasi SLB #unp #Universitas Negeri Padang #kampus berdampak #pendidikan inklusif