Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

FKM Unand Kini Miliki 5 Guru Besar, Dua Profesor Baru Perkuat Riset Kesehatan Masyarakat

Rommy Delfiano • Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:30 WIB
Prof Dr Azrimaidaliza SKM MKM dan Prof Dr Helmizar SKM MBiomed, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand)
Prof Dr Azrimaidaliza SKM MKM dan Prof Dr Helmizar SKM MBiomed, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand)

PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) menambah dua guru besar setelah Prof Dr Helmizar SKM MBiomed dan Prof Dr Azrimaidaliza SKM MKM resmi dikukuhkan di Convention Hall Unand, Sabtu (27/6/2026).

Penambahan tersebut membuat jumlah profesor di lingkungan FKM Unand kini menjadi lima orang sekaligus memperkuat kapasitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Prosesi pengukuhan menjadi momentum penting bagi FKM Unand dalam memperkuat kualitas sumber daya akademik di tengah meningkatnya tantangan kesehatan masyarakat, mulai dari persoalan gizi, stunting, penyakit tidak menular, hingga perubahan pola hidup masyarakat.

Dekan FKM Unand, Prof Dr dr Dien Gusta Anggraini Nursal MKM, mengatakan bertambahnya dua guru besar menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika sekaligus energi baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

"Pengukuhan guru besar merupakan pencapaian akademik yang sangat membanggakan. Kami mengucapkan selamat kepada Prof Dr Helmizar SKM MBiomed dan Prof Dr Azrimaidaliza SKM MKM atas capaian luar biasa ini. Kehadiran dua guru besar baru akan semakin memperkuat kapasitas akademik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas dalam menghasilkan penelitian berkualitas, inovasi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan masyarakat," ujarnya.

Guru Besar FKM Unand Perkuat Mutu Pendidikan dan Penelitian

Menurut Prof Dien, bertambahnya jumlah guru besar menjadi indikator berkembangnya kualitas pendidikan tinggi sekaligus mencerminkan iklim akademik FKM Unand yang semakin produktif.

Guru besar tidak hanya menjalankan peran sebagai pendidik, tetapi juga menjadi penggerak penelitian, pembimbing akademisi muda, serta penyusun rekomendasi kebijakan berbasis bukti ilmiah untuk menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Selain itu, keberadaan profesor membuka peluang kolaborasi riset yang lebih luas dengan berbagai institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kondisi tersebut juga memperkuat daya saing fakultas dalam memperoleh hibah penelitian dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan lima guru besar yang kini dimiliki, FKM Unand optimistis mampu memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Sumbar maupun Indonesia.

Dua Profesor Miliki Rekam Jejak Kuat di Bidang Ilmu Gizi

Prof Helmizar dikenal luas sebagai akademisi yang menekuni bidang Gizi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak.

Fokus penelitiannya mencakup peningkatan status gizi ibu hamil, kesehatan anak, serta pencegahan stunting yang masih menjadi prioritas nasional.

Berbagai hasil risetnya dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional dan internasional serta menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu gizi dan kesehatan masyarakat.

Ia juga aktif menjalankan program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas gizi keluarga.

Sementara itu, Prof Azrimaidaliza memiliki rekam jejak panjang dalam bidang Ilmu Gizi Masyarakat. Penelitiannya berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan gizi berbasis komunitas.

Selama bertahun-tahun, ia menghasilkan berbagai publikasi ilmiah, membimbing penelitian mahasiswa, serta menjalankan program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumbar.

Kontribusinya juga dinilai berperan dalam mendorong lahirnya berbagai rekomendasi kebijakan kesehatan berbasis hasil penelitian.

Momentum Perkuat Reputasi Akademik FKM Unand

Pengukuhan dua guru besar menjadi bukti investasi FKM Unand dalam membangun budaya riset mulai membuahkan hasil.

Di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif, jumlah profesor menjadi salah satu indikator penting kualitas institusi karena berkaitan erat dengan kapasitas penelitian, publikasi ilmiah, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Keberadaan guru besar juga memperkuat reputasi perguruan tinggi dalam membangun kerja sama lintas disiplin, memperoleh pendanaan riset kompetitif, serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

Bagi FKM Unand, penambahan dua profesor bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan langkah strategis memperkuat peran sebagai pusat pengembangan ilmu kesehatan masyarakat dan gizi.

Dengan lima guru besar yang kini dimiliki, fakultas tersebut optimistis mampu melahirkan lebih banyak riset inovatif, memperluas kolaborasi ilmiah, serta menghadirkan solusi berbasis bukti bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.(*)

Editor : Hendra Efison
#guru besar FKM Unand #profesor Unand #kesehatan masyarakat Sumbar #Prof Dr Helmizar SKM MBiomed #Prof Dr Azrimaidaliza SKM MKM