Total aset tercatat sebanyak Rp 56,45 Miliar, realisasi Kredit tercapai Rp 44,73 Miliar, Dana Pihak Ketiga terealisasi Rp 43,75 Miliar dan Laba Bersih Usaha meningkat dari Rp 721 Juta di tahun 2020 naik menjadi Rp 890 Juta di tahun 2021 atau tumbuh 23,44 persen secara year on year.
Proses dan kerja keras tak akan pernah mengkhianati hasil. Itulah yang terlihat dari kinerja manajemen PT BPR Lengayang di tahun buku 2021. Selain total aset yang terus merangkak naik, ekspansi kredit dan dana pihak ketiga berhasil dicatatkan dengan bagus. Tidak itu saja, kualitas usaha pun kian membaik seiring bagusnya pencapaian ratio Non Perfomance Loan dan ratio BOPO serta Laba Bersih Usaha.
“Alhamdulilah kita di tahun buku 2021 bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh indicator usaha membaik. Total usaha meningkat dan kualitas usaha pun kian membaik. Total asset tercapai Rp56,45 Miliar, realisasi Kredit tercatat sebanyak Rp Rp 44,73 Miliar dan Dana Pihak Ketiga terhimpun sebanyak Rp 43,75 Miliar. Sementara itu dari sisi kualitas usaha juga tak kalah menarik. Ratio Non Performance Loan (NPL) menurun menjadi 2,22 persen, BOPO menyusut menjadi 87,75 persen. Sementara itu Laba Bersih Usaha berhasil ditingkatkan dengan siginifikan dari Rp 721 juta di tahun 2020 meningkat menjadi Rp 890 juta di tahun 2021. Semua ini adalah berkat kerja keras semua pihak," ujar Direktur Utama PT BPR Lengayang Muhammad Fatsy Tanjung dan Komisaris Utamanya Sofyan Sara.
Menurut Fatsy, berhasilnya manajemen PT BPR Lengayang melakukan ekspansi usaha tak terlepas dari kerja keras dan kejelian manajemen dalam memaksimalkan potensi bisnis yang ada. Baik dalam menghimpun dana maupun dalam menyalurkan kredit. Tidak itu saja, manajemen pun berusaha keras memperbaiki kualitas usaha yang sempat “berfluktuatif” pada tahun sebelumnya.
Aset, Dana dan Biaya
Sesuai dengan Rencana Bisnis Bank yang disepakati bersama pemegang saham, total asset di tahun 2021 ditarget sebanyak Rp55,25 Miliar. Hingga per 31 Desember 2021 tercatat total aset yang dapat dibukukan sebanyak Rp56,45 Miliar. Realisasi ini berhasil Melebihi target dan juga bertumbuh sebesar 6,27 persen dibandingkan realisasi aset tahun 2020 yang lalu dengan nominal Rp 53,12 Miliar.
Merangkak naiknya total aset tahun 2021 tak terlepas dari berhasilnya ekspansinya Kredit dan kian diminatinya PT BPR Lengayang oleh masyarakat dalam menempatkan dana. Buktinya total Dana Pihak Ketiga yang mampu dibukukan tahun 2021 tercatat sebanyak Rp 43,75 Miliar atau tumbuh 3,60 persen dibandingkan realisasi Dana Pihak Ketiga tahun 2020 yang lalu dengan realisasi Rp 42,23 Miliar.
Dari dua produk penghimpun dana, kedua sama sama bertumbuh. Total dana tabungan yang mampu dihimpun di tahun 2021 tercatat sebanyak Rp 21,27 Miliar. Begitu juga dengan dana deposito. Hingga per 31 Dsember 2021 tercatat dana deposito yang dapat dihimpun sebanyak Rp 22,48 Miliar.
Jika Dana Pihak Ketiga mengalami pertumbuhan, kondisi sebaliknya justru terjadi pada beban bunga. Beban bunga yang mesti dibayarkan PT BPR Lengayang ditahun 2021 justru menurun dibandingkan beban bunga tahun 2020 yang lalu. Sepanjang tahun 2021 beban bunga berhasil diturunkan dari Rp 2,33 Miliar di tahun 2020 turun menjadi Rp 2,02 Miliar di tahun 2021 atau turun sebesar 13,30 persen secara year on year.
Kredit dan Pendapatan
Trend positif di bidang tresurry berhasil diiringi dengan lebih baik oleh realisasi Kredit. Hingga 31 Desember 2021 tercatat total realisasi kredit yang mampu dibukukan PT BPR Lengayang sebanyak Rp 44,73 Miliar. Capaian Kredit tercapai 101,31 Persen dari target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Selain melebihi target, realisasi kredit ini juga tumbuh cukup signifikan. Secara year on year realisasi kredit bertumbuh 12,16 persen.
Bertumbuh double digitnya realisasi kredit tentulah berimbas positif pada pendapatan bunga. Pendapatan bunga actual yang mampu dibukukan selama tahun 2021 tercatat sebanyak Rp 8,15 Miliar atau tumbuh 11,95 persen secara year on year. Trend positif juga berlanjut seiring meningkatnya pendapatan lainnya menjadi Rp 645 juta atau bertumbuh 35,79 persen secara year on year.
“Secara totali pendapatan yang mampu kita capai hingga per 31 Desember 2021 tercatat sebanyak Rp 890 Juta atau tumbuh bertumbuh 23,44 persen dibandingkan Laba Bersih Usaha tahun 2020 yang lalu dengan realisasi Rp 721 Juta,” ujar Fatsy Tanjung dan Sofyan Sara.
NPL, BOPO dan Laba
Bagaimana dengan kualitas usahanya? Dari audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Bustaman, Ezeddin & Putranto ternyata kualitas usaha PT BPR Lengayang di tahun 2021 jauh lebih baik dibandingkan kualitas usaha tahun 2020 yang lalu. Baik dalam mengelola Kredit maupun dalam pengendalian biaya operasional.
“Ratio NPL (Non Performance Loan-red) berhasil kita turunkan dari 2,88 persen di tahun 2020 menjadi 2,22 persen ditahun 2021. Penurunan ratio NPL ini juga menunjukkan bahwa kualitas kredit kita kian membaik. Artinya, dari Rp 44,73 Miliar kredit yang disalurkan maka 97,88 persennya berada dalam status sehat dan lancar,” ujar Fatsy.
Kondisi yang sama juga terlihat dari pengendalian biaya. Ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BO/PO) juga berhasil diturunkan dari 89,14 persen di tahun 2020 turun menjadi 87,75 persen di tahun 2021. Realisasi ratio BOPO ini juga tercatat sebagai pencapaian BO/PO terbaik semenjak empat tahun belakangan.
“Aset yang bertumbuh, kredit yang meningkat, NPL dan BO/PO yang menurun inilah memberikan imbas positif bagi kinerja laba. Laba bersih usaha berhasil meningkat dengan siginifikan. Laba bersih usaha naik dari Rp 721 juta di tahun 2020 meningkat menjadi Rp 890 Juta di tahun 2021 atau bertumbuh 23,44 persen secara year on year,” ujar Fatsy dan Sofyan Sara.
PT BPR Langayang beroperasional di Kabupaten Pesisir Selatan. BPR yang berada di bawah binaan Bank Nagari ini juga tercatat sebagai salah satu BPR yang berkinerja sangat bagus. Sejumlah penghargaan pernah diraih. Mulai dari Golden Award Infobank sebagai apresiasi atas kinerja terbaik selama lima tahun berturut-turut hingga ke penghargaan lainnya.
“Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan dan kerja samanya. Semoga di tahun 2022 PT BPR Lengayang bisa lebih baik lagi,” tukas Fatsy. (two) Editor : Hendra Efison