PADEK.JAWAPOS.COM—Hari ke 2 penambahan waktu pencarian korban banjir bandang, Tim SAR berhasil menemukan jenazah Adira Azzahra, bayi perempuan yang diperkirakan berusia 5 tahun.
“Tim menemukan Adira di sekitar Kampung Ampalu, Nagari Gantiang Mudiak Selatan, Kecamatan Sutera. Sehingga korban yang belum diketemukan berjumlah 4 orang,’’ ujar Kabid Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Pessel, Defri Siswardi, Jumat (15/3).
Masa tanggap darurat yang sudah memasuki hari ke 8, untuk kebutuhan makanan warga terdampak, Pemda dibantu Kemensos RI sudah mengoperasionalkan 19 Dapur Umum Mandiri (DUM), yang tersebar di titik-titik terdampak parah.
‘’DUM tersebut mampu memproduksi nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak, termasuk untuk kebutuhan sahur dan berbuka,’’ ujarnya.
Defri juga melaporkan terkait akses air bersih sudah tersedia 20 hidrat umum dengan kapasitas 2 kubik dan terpasang di Kecamatan Koto XI Tarusan. “Air bersih itu diisi oleh Semen Padang. Sementara untuk Painan dan sekitarnya PDAM sudah memberikan layanan,” ujarnya.
Untuk kebutuhan air bersih di tempat lain seperti di Batang Kapas, Kemensos RI memfasilitasinya dengan mendirikan tanki-tanki (tedmon) ukuran sedang dalam jumlah sesuai kebutuhan yang diperlukan.
Akses jalan yang tertimbun longsor sesuai dengan kewenangan, maka jalan-jalan kabupaten sudah dan sedang dilakukan penyingkiran material. Jembatan yang masih bisa dilewati pun secara mandiri sudah dilakukan perbaikan seadanya.
Terkait kerugian dan korban jiwa ada 29 jiwa meninggal, 25 orang sudah ditemukan, sisanya masih dicari. Korban meninggal, Kemensos memberikan uang duka Rp15.000.000 kepada ahli waris.
Kerugian berdasar data yang sudah masuk, terdapat 489 rumah rusak berat, paling banyak di Sutera, 127 unit, Linggo Sari Baganti, 115 unit, Tarusan 86 unit, Lengayang 83 unit, IV Jurai 49 unit dan Batang Kapas 20 unit, serta kecamatan lain 8 unit.
Pemda sudah mengusulkan pembangunan rumah baru kepada Kementerian PUPR. Programnya bisa berbentuk RTLH, Pembangunan Rumah Susun, atau Bantuan Kerusakan dari instansi terkait.
Dampak terhadap bidang pertanian sementara ini dilaporkan sebanyak 444 ternak sapi, kambing dan lain-lainnya, termasuk 6.892 Ha lahan pertanian siap panen yang rusak. Data ini sudah disampaikan Bupati Pessel saat zoom meeting dengan Menteri PMK Muhadjir, Rabu (13/3).
Dan tadi siang, Jumat (15/3), Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Efendi tiba di Kabupaten Pessel, didampingi Wagub Audy Joinaldy.
Menko PMK mengunjungi Posko MDMC di Duku Utara dan pos kesehatan serta dapur umum. Menko juga menyerahkan sembako dan obat-obatan serta bantuan santunan korban meninggal dunia. Muhadjir juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Tarusan. (*)
Editor : Hendra Efison