PADEK.JAWAPOS.COM-Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) gelar pelatihan pustaka digital Rabu (23/7) di nagari itu. Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 peserta dari kalangan pemuda pemudi dan tokoh masyarakat di nagari tersebut.
Pada pelatihan itu peserta terlihat penuh semangat untuk memperdalam pengetahuannya di bidang pustaka digital. Sebab itu merupakan sebuah keahlian yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini.
Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Kabupaten Pesisir Selatan, Apriwanto, yang juga selaku narasumber dalam kesempatan itu menyampaikan pentingnya masyarakat mengakses sumber-sumber yang telah disediakan pemerintah dengan baik, seperti badan bahasa, perpusnas, dan sumber lain.
"Pentingnya menggali sumber dan akses-akses di dunia yang serba canggih ini untuk memanfaatkan teknologi dengan baik. Karena mengakses sumber ilmu dan informasi melalui digital akan membuat kita update dengan pengetahuan terbaru, serta juga upgrade kapasitas SDM secara pribadi, keluarga dan lingkungan sekitar," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Riswan Amirul, selaku kader digital yang juga menjadi pendamping RKDD dalam kesempatan itu.
"Sebagai pendamping RKDD yang bernaung di bawah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, saya berharap kepada peserta yang mengikuti pelatihan ini agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," pinta Riswan.
Dia meminta kepada peserta pelatihan supaya mengakses dengan baik sumber-sumber referensi yang akan dibagikan kepada masyarakat dan pelajar yang sedang menimba ilmu. Harapan itu dia sampaikan agar masyarakat pasar baru bisa memanfaatkan teknologi digital untuk mengakses buku-buku untuk kelancaran proses belajar dari berbagai tingkat mulai dari SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi.
"Dan ini kita rangkum dalam bentuk perpustakaan digita. Karena perpustakaan digital sangat memudahkan kita yang saat ini berada di dalam zaman era canggih dan penuh pengetahuan ini," jelasnya.
Duta Digital Pessel, Yafris Oktovendra, dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa program tersebut hanya ditempatkan di 15 nagari di Pesisir Selatan, salah satu nya Nagari Pasar Baru tersebut.
"Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini. Pelajari setiap ilmu yang disampaikan dengan sungguh-sungguh. Ini bukan hanya tentang pengembangan diri, tetapi juga tentang mencari peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan," ingatnya.
Dia juga berharap keberhasilan pelatihan tersebut tidak hanya akan membawa manfaat bagi para peserta secara individu, tetapi juga akan berdampak positif bagi kemajuan desa secara keseluruhan. "Saya berharap Nagari Pasar Baru semakin mampu bersaing dalam pasar digital yang semakin kompetitif," timpalnya. (yon)
Editor : Novitri Selvia