Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Beras Lokal Murah untuk Warga, Pasar Baru bagi Petani

Yoni Syafrizal • Rabu, 6 Agustus 2025 | 14:15 WIB

PASTIKAN KUALITAS: Terlihat beras Banang Pulau Super, produk unggulan petani lokal yang dikelola oleh BUMNag Gadih Basanai, Nagari Surantih.(DOKUMEN BARON UNTUK PADEK)
PASTIKAN KUALITAS: Terlihat beras Banang Pulau Super, produk unggulan petani lokal yang dikelola oleh BUMNag Gadih Basanai, Nagari Surantih.(DOKUMEN BARON UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Gadih Basanai, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), terus berinovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nagari.

Salah satu program unggulannya adalah penjualan beras lokal berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.

Program ini dimulai dengan penjualan beras Banang Pulau Super seharga Rp153.000 per karung isi 10 kilogram. Usaha tersebut menjadi tahap awal dari pendirian gerai sembako murah yang dikelola oleh BUMNag Gadih Basanai.

Direktur BUMNag Gadih Basanai, Sari, saat dihubungi Selasa (5/8), menjelaskan bahwa beras yang dijual merupakan produk unggulan hasil pertanian masyarakat lokal.

“Beras yang kami tawarkan adalah satu varietas dalam setiap karung, tanpa campuran jenis lain, sehingga kualitas dan rasa tetap terjaga,” ujarnya.

Selain menjaga mutu, program ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang stabil. Langkah ini sekaligus membuka akses pasar bagi petani lokal agar hasil panen mereka terserap dengan baik.

“Beras ini bukan hasil pabrikan besar, tetapi hasil sawah petani kita sendiri. Jadi, masyarakat bisa makan beras enak, petani pun senang karena ada yang menampung hasil panennya,” tambah Sari.

Selain menjual beras, BUMNag Gadih Basanai juga menyediakan layanan pengolahan lahan pertanian bagi warga. Layanan ini terbuka bagi perorangan maupun kelompok tani yang membutuhkan alat dan tenaga kerja pengolah lahan.

BUMNag membuka pelayanan setiap hari kerja. Untuk pemesanan atau informasi lebih lanjut, masyarakat dapat langsung menghubungi Direktur BUMNag Gadih Basanai di nomor 0822-7124-8251.

Rencananya, selama bulan Ramadhan mendatang, BUMNag juga akan memperluas jenis sembako yang dijual, seperti telur, cabai, minyak goreng, hingga kebutuhan pokok lainnya. Semua produk akan dijual dengan harga yang kompetitif guna meringankan beban masyarakat.

“Kami ingin gerai sembako murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Kami ingin BUMNag hadir sebagai solusi ekonomi masyarakat,” ujar Sari.

Camat Sutera, Dailipal, turut memberikan apresiasi terhadap langkah konkret yang dilakukan oleh BUMNag Gadih Basanai. Ia menyebut program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan.

“Saya sangat mengapresiasi program ini. Inisiatif seperti ini harus terus dilanjutkan karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat. Pemerintah kecamatan siap mendukung,” ungkapnya saat dihubungi terpisah.

Menurut Dailipal, program semacam ini membuktikan bahwa lembaga milik nagari dapat berkembang jika dikelola secara profesional dan transparan. Ia berharap BUMNag lain di Kecamatan Sutera dapat mencontoh langkah inovatif tersebut.

BUMNag Gadih Basanai juga berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan. Dari sisi ekonomi maupun ketahanan pangan, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat karena bahan pangan utamanya berasal dari dalam nagari. (yon)

Editor : Novitri Selvia
#BUMNag Gadih Basanai #beras lokal #Nagari Surantih