Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Festival dihadiri anggota Komisi III DPR RI Ny Lisda Hendrajoni, Sekkab Pessel Evafauza Yuliasman, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Hamdi, Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, peserta festival, dan tamu undangan lainnya.
Hendrajoni menegaskan literasi bukan sekadar membaca, melainkan kemampuan memahami dan mengolah informasi secara bijak.
Ia menekankan bahwa literasi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya Dinas Perpustakaan.
Pemkab Pessel telah meluncurkan berbagai inovasi literasi, termasuk mobil pustaka keliling, pustaka masjid, dan perluasan akses bahan bacaan hingga pelosok nagari.
Selain itu, digitalisasi literasi diintegrasikan melalui Program Nagari Pandai, untuk mendorong masyarakat membaca, memahami, dan memanfaatkan ilmu secara produktif.
Hendrajoni juga mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif dan guru serta tenaga pendidik menjadi teladan dalam menumbuhkan minat baca.
Ia menegaskan, keberhasilan gerakan literasi bergantung pada peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung Festival Literasi Daerah Pesisir Selatan. Mari jadikan literasi sebagai gerakan berkelanjutan demi mencerdaskan kehidupan masyarakat,” kata Hendrajoni.(yon)
Editor : Hendra Efison