PADEK.JAWAPOS.COM—Tim SAR gabungan menemukan Rayhan Eriyandi, 21, warga Padangpanjang, yang terseret ombak di Pantai Labuang Baruak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat pencarian, Sabtu (22/8/2026).
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang Hendri mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.50 WIB setelah tim memperluas area penyisiran dari lokasi awal kejadian.
“Sabtu ini sekitar pukul 10.50 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Titik penemuan berada kira-kira 1 nautical mile dari lokasi awal kejadian (Last Known Position/LKP) pada koordinat 1°25'24.54"S - 100°33'56.49"E,” ujar Hendri.
Peristiwa tersebut terjadi Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu, Rayhan tengah mandi di kawasan Pantai Labuang Baruak sebelum terseret gelombang laut.
Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi korban belum ditemukan. Laporan kemudian disampaikan Wali Nagari Batang Kapas Mahardika kepada Kantor SAR Kelas A Padang pada hari yang sama pukul 17.48 WIB.
Pencarian Diperluas
Pada hari keempat, pencarian dimulai kembali pukul 07.30 WIB dengan memperluas area penyisiran hingga sekitar 45,38 NM². Tim gabungan membagi personel ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU).
Operasi melibatkan personel KN SAR Yudhistira, Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Polairud, Polsek Batang Kapas, Babinsa Batang Kapas, TNI AL, perangkat kecamatan, serta sekitar 50 warga.
Dalam pencarian tersebut, tim menghadapi area penyisiran yang luas dengan kondisi cuaca berawan dan kecepatan angin 3 knot.
Sejumlah sarana dikerahkan, antara lain KN SAR Yudhistira 227, Rescue Car Carrier, perahu karet (LCR) dengan mesin tempel, peralatan SAR air, peralatan medis, dan sarana komunikasi.
Setelah ditemukan, jenazah Rayhan dievakuasi menuju RSUD Dr. Muhammad Zein Painan untuk penanganan lebih lanjut.
Hendri mengatakan seluruh unsur SAR kemudian mengikuti debriefing pada pukul 11.00 WIB. Personel selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
“Pada pukul 11.00 WIB dilaksanakan debriefing dengan seluruh unsur. Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih, serta diusulkan penutupan operasi SAR,” kata Hendri.(*)
Editor : Hendra Efison