PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran melanda kawasan permukiman di Api-Api Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu dini hari (26/9/2026).
Musibah yang menimpa bangunan tempat tinggal tersebut mengakibatkan seorang lanjut usia (lansia) meninggal dunia akibat terjebak di dalam kobaran api.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, membenarkan terjadinya musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah permanen tersebut.
Baca Juga: Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Ragnar Buka Skor, Romeny Kunci Kemenangan di FIFA ASEAN Cup
Informasi mengenai kejadian pertama kali diterima oleh pihak pemadam kebakaran pada pukul 02.00 WIB.
"Petugas di Pos Sektor Damkarmat Tarusan langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan warga pada pukul 02.00 WIB. Tim tiba dalam waktu sekitar lima menit dengan menempuh jarak kurang lebih 15 kilometer dari pos penanganan," ujar Dongki Agung Pribumi, Sabtu pagi.
Dalam upaya memadamkan api dan menanggulangi dampak insiden, Dinas Damkar Pesisir Selatan mengerahkan personel gabungan.
Baca Juga: Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, BAKOM RI: Investasi Jadi Mesin Baru Pertumbuhan
Operasi ini melibatkan Anggota Piket Regu B Pos Tarusan yang didukung oleh Anggota Piket Regu B dari Markas Komando (Mako) Painan.
Pihak pemadam memobilisasi dua unit armada tangki, yakni satu unit mobil Damkar berkapasitas 4.000 liter dari Pos Tarusan serta satu unit berkapasitas 5.000 liter dari Mako Painan.
Kobaran api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan kondusif sepenuhnya pada pukul 05.20 WIB setelah petugas bekerja di lapangan selama lebih dari tiga jam sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Baca Juga: Rumah Rusak Akibat Galodo Solok Dapat Bantuan hingga Rp30 Juta, Rusak Berat Tunggu Hunian
Dampak dari musibah ini menyebabkan dua unit rumah permanen terdampak. Satu unit rumah mengalami kerusakan total atau habis terbakar, sementara satu unit bangunan rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Total kerugian materi akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp500 juta. Meski demikian, upaya sigap tim di lapangan berhasil melokalisasi kobaran api sehingga empat unit rumah di sekitarnya berhasil terselamatkan dari amukan si jago merah.
Peristiwa ini juga memakan korban jiwa dan luka-luka. Seorang lansia berinisial ZB (70), yang merupakan pemilik rumah, dilaporkan meninggal dunia karena tak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.
Baca Juga: Jelang HUT ke-81 KAI, Donor Darah di Stasiun Padang Kumpulkan 38 Kantong
Korban terjebak di dalam ruangan sewaktu kebakaran berlangsung. Sementara itu, seorang lansia lainnya berinisial A (70) mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Mengenai pemicu utama munculnya api, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Selama proses pemadaman dan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP), penanganan turut dibantu oleh unsur gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga medis Puskesmas setempat, serta warga sekitar. (cc1)
Editor : Adetio Purtama