Pada kesempatan itu Abdul Hakim mengatakan dirinya ingin mengetahui kondisi yang dirasakan masyarakat secara langsung yang terdampak Covid-19. "Program pemerintah untuk menanggulangi dampak Covid-19 ini banyak, dananya pun besar. Jangan sampai ada masyarakat yang luput dari perhatian," ungkapnya.
Beberapa orang pun menyampaikan keluhannya kepada Abdul Hakim. "Kami mengalami penurunan omset lebih dari 50%, penanganan Covid-19 seperti belum jelas penanganannya seperti apa," ungkap Bambang yang berprofesi sebagai pedagang. Warga lainnya yang berprofesi sebagai guru honorer di sekolah swasta juga terdampak, karena gaji dikurangi 50%, dan belum mendapat sentuhan program pemerintah.
Abdul Hakim mengatakan akan terus mendorong dan mengawasi pemerintah agar maksimal dalam program bantuan sosial dan pemulihan ekonomi. Selain itu, ia juga menganjurkan agar warga proaktif menanyakan program-program pemerintah dan penggunaan dana kepada aparatur setempat sebagai bentuk transparansi. (*) Editor : Novitri Selvia