Dukungan ulama dan ninik mamak ini disampaikan dalam sebuah kegiatan terbatas di salah satu tempat di Padang, Rabu (2/12). Sekitar 20-an ulama dan ninik mamak dari berbagai ormas Islam, hingga pengasuh pondok pesantren menyatakan dukungan ke Mahyeldi. Di antara ulama dan ninik mamak tersebut merupakan tokoh alumni 212, seperti Buya Ibnu Aqil.
Asrial, seorang deklarator menyebutkan, dukungan terhadap Mahyeldi karena sang calon gubernur merupakan ulama dan sekaligus datuak. "Buya Mahyeldi itu sangat perhatian terhadap umat, terhadap adat dan budaya. Jadi, sepatutnya kita mendukung beliau," ujar Asrial yang mengasuh juga pengasuh pondok pesantren ini.
Dukungan ulama dan ninik mamak ini menurut Asrial adalah dukungan tanpa syarat. Tak ada kontrak politik atau embel-embel yang lain. Dukungan ini semata-mata karena hati nurani mengingat Mahyeldi adalah sosok ulama yang telah berbuat untuk ummat.
Asrial menambahkan, ulama dan ninik mamak menompangkan harapan kepada Mahyeldi agar selalu berbuat untuk ummat. "Ulama dan ninik mamak menompangkan kepercayaan kepada Buya Mahyeldi sebagai Gubernur Sumbar," tambah Asrial.
Dukungan dari puluhan ulama dan ninik mamak ini menurut Asrial adalah untuk mewakili. Menurutnya, ada ratusan yang menyampaikan dukungan. Namun, karena protokol kesehatan, kegiatan penyampaian dukungan ini dibatasi. Yang pasti, ulama dan ninik mamak menurut Asrial akan menyerukan kepada umat untuk mendukung Buya Mahyeldi.
Mahyeldi menyambut haru dukungan dari ulama dan ninik mamak ini. Menurutnya, dukungan itu murni dari hati nurani. "Terima kasih atas dukungan ini. Ini benar-benar dukungan dari hati nurani," ujar Mahyeldi.
Tak hanya dari Padang, dukungan terhadap Mahyeldi juga menggema di ibukota Jakarta. Dukungan itu datang dari HNI, jaringan bisnis herbal nasional, bahkan internasional. Dukungan disampaikan Direktur Utama HNI, Agus Yuianto yang didampingi Komisaris Utama HNI, Muslim M. Yatim dalam sebuah kegiatan nasional HNI di Kota Bekasi.
Agus Yulianto menyebutkan, dukungan terhadap Mahyeldi karena kesamaan visi HNI dengan Mahyeldi. "Ketika menjadi Walikota Padang, bahkan masih Wakil Walikota, Pak Mahyeldi ini sangat peduli dengan usaha mikro, keci, dan menengah. HNI punya visi memgembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah. Jadi, kita memiliki kesamaan visi," ujar Agus.
Agus menyebut di saat pandemi, Mahyeldi mengalokadikan anggaran mencapai Rp77 miliar untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah yang terdampak. Bahkan, Mahyeldi merelakan gajinya untuk membantu mereka yang terdampak pandemi.
HNI memiliki jaringan yang luas di Indonesia, bahkan sampai mancenegara. Agus Yulianto menyeru anggota HNI agar mendukung Buya Mahyeldi menjadi Gubernur Sumbar.
Mahyeldi menyebutkan, dirinya dan keluarga sudah akrab dengan produk HNI. Anggota keluarganya ada yang menjadi member HNI. Ketika pandemi covid-19 melanda Kota Padang, dirinya membagikan produk HNI berupa ekstra food kepada anggota Pol PP. "Jadi, kalau dihitung sekarang, barangkali saya yang paling banyak ekstra food-nya di rumah," ujar Mahyeldi. (*) Editor : Hendra Efison