Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fadly Amran: Sebagai Agen Perubahan, Pemuda Wajib Melek Politik

Admin Padek • Jumat, 28 Oktober 2022 | 08:26 WIB
Ketua DPW Nasdem Sumbar Fadly Amran bersama Bakal Calon Presiden Anies Baswedan.
Ketua DPW Nasdem Sumbar Fadly Amran bersama Bakal Calon Presiden Anies Baswedan.

Pemuda sebagai asset negara adalah generasi penerus. Tongkat estafet yang diterima jangan hanya didiamkan, tapi harus bergerak, dibawa lari. Karena itu pemuda yang merupakan generasi milenial, berperan penting sebagai agen perubahan.


Memaknai Hari Sumbar Pemuda ke-94, Ketua DPW Nasdem Sumbar, Fadly Amran BBA Datuk Paduko Malano menyebut bahwa para pemuda harus kembali memiliki kesadaran kesejarahan, bahwa ada tanggung jawab moral dan politik dalam mendorong terciptanya perubahan pada tatanan pembangunan politik, ekonomi, sosial dan budaya ke arah cita-cita bangsa yang sebenarnya.


Memahami era sekarang, di mana identitas kepemudaan masuk pada tipologi kelompok milenial. Harus mampu membagi keseimbangan, dan tidak terjebak pada arus zaman yang serba instan dan praktis.


Pemuda milenial jangan pula terjebak pada prototipe yang pemalas, narsis, dan hedon. Pemuda milenial harus mampu memperlihatkan dirinya sebagai kelompok yang peduli, peka terhadap perkembangan politik, ekonomi, sosial dan budaya di sekitarnya. Harus peka terhadap perubahan zaman dan situasi global.


“Kalau zaman dulu pemuda berkumpul membuat komitmen satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air sebagai bentuk penegasan ke-Indonesiaan, maka dalam konteks sekarang -tahun politik, kesadaran politik pemuda milenial perlu diwujudkan dalam tataran implementasi. Bukan sekadar gembar-gembor menyimbolkan atau mencitrakan pemuda yang sama sekali tidak memberi perubahan pada tata nilai kekinian,” sebut Fadly.


Melihat pemuda sebagai aset negara di tahun politik ini, Fadly menyebut Partai Nasdem bukan hanya bicara tentang pilih memilih. Namun, bagaimana partai politik (parpol) betul-betul serius dalam mengemban aspirasi yang disampaikan pemuda-pemudi. Sebaliknya jangan hanya menjadikannya sebagai tools untuk meraih kemenangan.


“Apalagi Sumbar, yang sejak dulu terkenal sebagai daerah yang melahirkan banyak pemikir. Seperti diungkapkan Soekarno, “bekerjalah seperti orang Jawa, berpikirlah seperti orang Minang dan berbicaralah seperti orang Batak”. Terdapat makna besar di balik kata-kata yang disampaikan Bapak Proklamator tersebut,” ucap Fadly.




Photo
Photo
Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar Fadly Amran pertemuan dengan kader dan pengurus.

Khusus di Sumbar, tentu kebijakan-kebijakan harus menyesuaikan dengan potensi yang dimiliki atau kearifan lokal. Khususnya bagaimana pendidikan yang diterapkan terhadap pemuda dapat menyejahterakan dan meningkatkan daya saing.


Apalagi saat ini pemuda sangat kompetitif, baik dalam peluang mencari pekerjaan, dunia usaha dan lainnya. “Karena itu kebijakan yang pro terhadap anak muda ini penting untuk kita suarakan, akan menjadi narasi dan cita-cita bersama pada pemuda yang akan melekat pada pemuda dan partai politik. Anak muda sudah wajib melek politik, karena hanya mereka yang mengerti situasi pemuda dan bagai mana anak muda bisa melihat, menyikapi dan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan masyarakat secara umum,” tuturnya.


Melek politik tidak harus menjadi bagian dari parpol, namun bisa ikut andil atau menjadi sosok yang kritis. Sehingga ekosistem demokrasi menjadi sehat, karena ada check and balance. Namun ditegaskan Fadly, tidak ada salahnya pemuda terjun langsung karena pemilih tahun politik sekarang mayoritas anak-anak muda. Berdasarkan survei CSIS, jumlahnya sekitar 60 persen pada Pemilu 2024 nanti.


Tentunya, lanjut Fadly, gagasan, gaya dan style kepemimpinan anak muda sekarang sangat diharapkan demografi komunitas tersebut. Tidak mengherankan saat ini di Sumbar, terdapat sembilan kepala daerah berusia di bawah 40 tahun dan akan tetap menjadi peluang pada 2024 nanti.


Inilah saatnya unjuk gigi, melalui keseriusan, pengkaderan dan fasilitas pengembangan yang konkret dengan kebijakan politik. “Kita tidak ingin anak-anak muda yang instan, sebaliknya harus terfasilitasi pengembangan mereka. Pada dua sisi; politik memerlukan pemuda, sebaliknya pemuda memulai langkah-langkah pendidikan politik yang baik untuk pengembangan diri supaya ke depan bisa meneruskan tongkat estafet,” kata Fadly.


Fadly yang juga Wali Kota Padangpanjang mengungkapkan bahwa tidak sulit mencari pemimpin muda saat ini karena banyak yang potensial. Karena itu dalam memaknai Sumpah Pemuda ini, perlu diseriusi secara kolektif tentang apa yang sudah dilakukan untuk pengembangan pemuda, dan sebagai anak mudapun kita harus introspeksi apa yang sudah dikontribusikan dalam pencapaian nawacita.


"Anak muda jangan sampai menghilangkan identitas kepemudaannya. Pemuda jangan hanya mengikuti bayang-bayang, sehingga perlu didorong untuk melek dengan situasi sekitarnya, terkhusus politik sebagai penerang dan menjadi sosok yang memberikan warna," ingatnya.




Photo
Photo
Ketua DPW Nasdem Sumbar Fadly Amran ketika pertemuan dengan pengurus dan kader.

Pengembangan Pemuda Nasdem 


Menyikapi situasi bonus demografi, Nasdem sebagai parpol besar membuka banyak ruang pengembangan diri pemuda yang melek politik. Di Sumbar, baru-baru ini menggelar Tadarus Kebangsaan dalam mengenang sosok tokoh cendikiawan Buya Syafii Maarif.


Selain itu Nasdem Sumbar juga menargetkan di gedung kantor baru nantinya, akan mengundang akademisi, stakeholders, jurnalis serta pengurus partai untuk berdiskusi memajukan politik gagasan, membahas isu-isu strategis dan kekinian.


"Targetnya masyarakat turut bisa improve dalam kaca mata kebijakan maupun kaca mata politik. Hal ini akan dimediasi akademisi,” katanya.


Jika pemuda ingin terlibat dalam visi misi Restorasi Indonesia, Fadly menyebut bisa dilakukan tanpa harus menjadi pengurus partai. Nasdem memiliki sayap dan badan, seperti Liga Mahasiswa (LM) dan Garda Pemuda Nasdem untuk mengasah kemampuan serta bersumbangsih langsung terhadap visi misi Partai Nasdem.


“Saya yakin ini lebih esensi sebagai mana disampaikan Ketum Nasdem Surya Paloh, bahwa kita ini hanya pion-pion yang menjaga kontiniutas dari kapal besar yang akan mengantarkan pada Restorasi Indonesia. Karena itu kapal ini perlu kita jaga dengan baik, yang tentu perlu kerja-kerja strategis,” sebutnya.


Apalagi, kata Fadly, setiap anak muda memiliki kesempatan yang sama dalam mengejar karir dalam bidang pendidikan. “Tanpa itu tidak akan terjadi apa yang dicita-citakan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan sebagai pondasi kerukunan,” pungkas Fadly.(wrd/adv)


Photo
Photo

Editor : Admin Padek
#Pemilu 2024 #Ketua DPW Nasdem Sumbar #fadly amran #hari sumpah pemuda #Memaknai Sumpah Pemuda 94 #Pemilih Milenial 2024 #Gerakan Pemuda NasDem #Pemuda Melek Politik