Jemput aspirasi ini dalam rangka kegiatan reses II DPRD Padang tahun 2023 yang berlangsung pada 2 Mei hingga 6 Mei 2023.
Kegiatan reses ini diikuti tiga kelurahan yakni Kelurahan Batang Arau, Bukik Gado-gado dan Kelurahan Seberangpadang.
”Saya cukup berbangga, warga sangat antusias meski kondisi saat ini lagi diguyur hujan yang cukup deras,” kata Christian Rudi.
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan diantaranya warga Batang Arau yang kesulitan air, karena daerahnya merupakan perbukitan. Juga ada masukan permasalahan bansos dan BLT serta UMKM, khususnya pedagang yang berada di seputaran Jembatan Siti Nurbaya.
”Tadi juga ada keluhan dari warga Kelurahan Pasargadang, bahwa di sana ada beberapa orang penyandang disabilitas yang membutuhkan kursi roda dan tongkat. Serta ada bayi yang terlahir tidak mempunyai lubang anus. Nanti kita coba tanyakan dengan komisi terkait bagaimana prosedurnya. Kita akan kita masukkan pada pokir di perubahan nanti,” katanya.
Ia juga menyampaikan, jika warga ingin mendapatkan bantuan pemerintah ataupun pokir dewan, terlebih dahulu harus melengkapi persyaratan -persyaratan yang telah ditentukan.
Seperti halnya bansos. Masyarakat harus masuk dalam DTKS. Dan kalau mereka sudah pernah menerima bantuan sebelumnya, maka tidak bisa menerima lagi. Pasalnya pengelolaan data berbasis komputerisasi saat ini tidak boleh ada data yang ganda untuk penerima.
”Kemudian untuk menerima bantuan UMKM, masyarakat harus mengurus nomor induk berusaha (NIB). Untuk pengurusan NIB ini sangat mudah sekali, bisa melalui sistem online atau langsung mal pelayanan publik di Pasar Raya Padang,” jelasnya. (k)
Editor : Novitri Selvia