Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dinding Rumah Banyak Retakan? Ini Solusi Mengatasi Permasalahan Dinding yang Retak

M Algredi • Senin, 2 Desember 2024 | 12:47 WIB

Ilustrasi dinding retak.
Ilustrasi dinding retak.
PADEK.JAWAPOS.COM—Dinding yang retak tidak hanya mengganggu estetika rumah, tetapi juga bisa menjadi masalah struktural yang perlu diatasi dengan serius.

Solusi untuk mengatasi permasalahan dinding rumah, memerlukan beberapa langkah yang harus dilakukan dengan benar.

Berikut panduan lengkap untuk mengatasi retakan pada dinding rumah, rekomendasi dari aquaproof.co.id:

  1. Identifikasi Penyebab Keretakan

Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk mengidentifikasi kembali penyebab retakan seperti, dinding plester tembok yang belum kering sempurna, penyusutan plester, pembolongan dinding yang tidak benar, atau masalah struktural seperti settling tanah. Beberapa penyebab umum termasuk:

Perubahan cuaca dan suhu ekstrem serta paparan air atau kelembapan tinggi sangat mempengaruhi struktur dinding.

Getaran yang disebabkan oleh gempa bumi, juga dapat menyebabkan keretakan pada dinding.

Penggunaan material yang kurang berkualitas saat bangunan dibangun kadang tidak cocok dengan kontruksi bangunan.

Pergerakan tanah yang dapat mempengaruhi struktur bangunan, seperti pembangunan di area bekas sawah atau rawa dengan struktur tanah yang lembek.

  1. Perbaiki Sumber Masalah

Jika retakan disebabkan oleh masalah struktural, seperti settling tanah atau pergeseran struktur, perbaiki sumber masalah tersebut terlebih dahulu sebelum memperbaiki dinding.

  1. Persiapan dan Pembersihan

Bersihkan permukaan dinding retak yang akan diperbaiki dari sisa cat, debu, atau kotoran lainnya.

Amplas bagian dinding yang retak untuk membuang sisa cat dan acian yang menempel. Gunakan spatula atau pahat untuk membersihkan retakan dan membuat permukaan siap untuk perbaikan.

  1. Penggunaan Wall Filler

Gunakan wall filler untuk mengisi retakan pada dinding. Wall filler adalah bahan yang digunakan untuk mengisi celah atau retakan pada permukaan dinding.

Lakukan plesteran untuk menutupi retakan, hal ini dapat membantu mengisi dan menutupi retakan sebelum melapisi dengan semen.

  1. Gunakan Semen

Oleskan semen pada area retak yang telah diisi dengan plesteran. Pastikan semen menutupi seluruh area retak dengan rata.

Setelah semen mengering, gunakan tambalan dinding untuk menutupi retakan dengan lebih baik.  Tambalan dinding dapat membantu memperbaiki tampilan estetika dinding dan memperkuat strukturnya.

  1. Oleskan Cat Plamir

Setelah mengisi retakan dengan wall filler, oleskan cat plamir untuk melindungi dan memperbaiki tampilan dinding. cat berguna untuk menyamakan tampilan dinding dengan area sekitarnya.

Cat plamir akan membantu menghaluskan permukaan dinding dan memberikan hasil akhir yang lebih rapi.

  1. Finishing/Penyelesaian

Selesaikan dengan mengamplas kembali dan membersihkan permukaan dinding sebelum mengoleskan lapisan cat akhir. Pastikan lapisan cat akhir diberi cukup waktu untuk mengering sepenuhnya.

Pantau kembali area yang telah diperbaiki untuk memastikan retakan tidak lagi muncul. (*)

Editor : Adetio Purtama
#solusi atasi dinding retak #dinding retak #dinding rumah retak #Dinding Rumah