Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Perkuat Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

Mengki Kurniawan • Selasa, 14 April 2026 | 10:16 WIB
Pembukaan Muscab serentak DPC se-Sumbar di The Axana Hotel, Senin (13/4). (MENGKI KURNIAWAN/PADEK)
Pembukaan Muscab serentak DPC se-Sumbar di The Axana Hotel, Senin (13/4). (MENGKI KURNIAWAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sumbar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sumbar pada Senin (13/4).

Perhelatan politik ini dibagi menjadi dua sesi besar guna memastikan konsolidasi berjalan maksimal di seluruh kabupaten dan kota di Ranah Minang.

Sesi pertama berlangsung di The ZHM Premiere Hotel Padang yang diikuti oleh tujuh DPC. Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan di The Axana Hotel pada siang harinya. Pelaksanaan Muscab ini menjadi momentum penting bagi PKB untuk memperkuat mesin partai di tingkat daerah pasca-Muktamar Bali beberapa waktu lalu.

Kegiatan di The Axana Hotel dimulai tepat pukul 13.45 dan diikuti oleh delapan DPC, yaitu Solok Selatan, Dharmasraya, Bukittinggi, Pasaman, Pasaman Barat, Padangpanjang, Tanahdatar, dan Pesisir Selatan. Ratusan kader tampak memadati ruangan dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti setiap tahapan musyawarah.

Sejumlah tokoh penting DPP PKB turut hadir langsung untuk memberikan arahan strategis. Di antaranya adalah Ketua DPP PKB Bidang Legislatif dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar, serta Wakil Ketua Umum DPP PKB, Faisol Riza. Kehadiran para petinggi pusat ini menegaskan bahwa Sumatera Barat menjadi salah satu fokus utama pengembangan partai secara nasional.

Turut mendampingi jajaran pusat, hadir pula Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, dan Sekretaris Bidang Pengelolaan Organisasi DPP PKB Purnama Dedi Setiawan. Dari internal wilayah, terlihat Ketua DPW PKB Sumbar Firdaus, Ketua Dewan Syura Buya Safwan Diran, serta Anggota DPR RI Rico Alviano dan Bupati Pasaman Welly Suhery.

Ketua DPW PKB Sumbar Firdaus dalam sambutannya menyatakan Muscab ini bukan sekadar seremoni rutin organisasi. Ia menegaskan forum ini adalah wadah strategis untuk merumuskan langkah nyata dalam memenangkan hati rakyat. Menurutnya, tujuan akhir dari Muscab adalah melahirkan kepemimpinan DPC yang hebat, solid, dan berintegritas.

“Kami di Sumbar telah menetapkan target besar untuk Pemilu mendatang. PKB membidik 2 kursi DPR RI, 9 kursi DPRD Provinsi, dan total 100 kursi DPRD di tingkat kabupaten serta kota. Target ini hanya bisa dicapai jika pengurus baru nanti mampu menjaga amanah dan bergerak cepat melakukan penataan organisasi,” tegas Firdaus.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Faisol Riza, yang hadir membuka acara secara resmi mewakili Abdul Halim Iskandar, menitipkan pesan khusus dari ketua umum. Ia mengingatkan para kader perjuangan menuju Pemilu 2029 sudah dimulai sejak hari ini. Faisol meminta seluruh kader untuk tidak bersantai karena waktu konsolidasi sangatlah ketat.

Faisol memaparkan tiga pesan utama ketua umum yang wajib dijalankan. Pertama, kader harus menjaga sikap dan perilaku karena mereka adalah elit politik di daerah masing-masing yang menjadi cerminan citra partai. Segala ucapan dan tindakan harus dijaga agar tetap selaras dengan aspirasi dan hati nurani masyarakat setempat.


Pesan kedua berkaitan dengan konsolidasi organisasi yang harus tuntas hingga tingkat Ranting pada tahun 2026. Ketiga, kaderisasi harus berjalan secara sistematis guna menyiapkan calon-calon legislatif terbaik.

“Kita tidak ingin lagi kesulitan mencari calon pemimpin saat pemilu tiba. Persiapan harus matang sejak sekarang,” ungkap Faisol Riza.

Lebih lanjut, Faisol menjelaskan Muscab kali ini menggunakan model baru sesuai ketetapan pasca-Muktamar Bali. Dalam sistem ini, hasil musyawarah di tingkat cabang akan menjadi masukan penting bagi DPP dalam melakukan proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon ketua DPC di masing-masing daerah.

Penjelasan teknis mengenai jalannya persidangan disampaikan oleh Purnama Dedi Setiawan. Ia memaparkan sidang dibagi menjadi empat pleno utama, mulai dari pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus lama, hingga penyusunan rancangan program kerja untuk masa bakti 2026–2031 yang lebih progresif dan menyentuh rakyat.

Dedi juga menekankan pentingnya keterwakilan perempuan minimal 30% dalam pengusulan nama-nama calon pengurus, baik di jajaran Dewan Syura maupun Dewan Tanfiz. Muscab dinyatakan sah apabila dihadiri minimal dua per tiga dari jumlah perwakilan yang memiliki hak suara secara konstitusional.

“Kita menginginkan struktur yang inklusif dan kuat secara legalitas. Keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk keterwakilan perempuan, menjadi kunci utama agar PKB semakin diterima di tengah masyarakat Sumatera Barat yang dinamis,” tambah Purnama.
Melalui pelaksanaan Muscab yang tertib dan demokratis ini, PKB Sumbar optimistis dapat membangun kekuatan politik yang lebih solid. Dengan semangat baru dan struktur yang tertata, partai berlambang bola dunia ini siap menyongsong tantangan politik di masa depan demi kesejahteraan masyarakat di Ranah Minang. (cr3)

Editor : Adriyanto Syafril
#politik #muscab