Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Perkuat Peran Edukasi Politik sejak Dini

Yoni Syafrizal • Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB
Anggota Bawaslu Sumbar Muhamad Khadafi, (tiga dari kanan) saat menyampaikan sambutannya ketika melakukan kunjungan ke kantor Bawaslu Pessel, Senin (13/4). (DOK BAWASLU PESSEL)
Anggota Bawaslu Sumbar Muhamad Khadafi, (tiga dari kanan) saat menyampaikan sambutannya ketika melakukan kunjungan ke kantor Bawaslu Pessel, Senin (13/4). (DOK BAWASLU PESSEL)

PADEK.JAWAPOS.COM - Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhamad Khadafi menegaskan masa nontahapan Pemilu bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum strategis bagi penyelenggara dan pengawas Pemilu untuk memperkuat internal lembaga serta mendekatkan diri kepada masyarakat.Hal itu disampaikannya saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kehumasan di Kantor Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Senin (13/4).

Ia menjelaskan dinamika kepemiluan saat ini semakin kompleks, sehingga menuntut Bawaslu tetap aktif dan adaptif dalam menjalankan perannya.
“Dalam situasi saat ini, ada berbagai pandangan terhadap keberadaan Bawaslu. Namun justru pada masa seperti ini, peran Bawaslu menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menjelaskan peran tersebut mencakup identifikasi potensi kerawanan Pemilu, evaluasi regulasi dan pelaksanaan, kajian terhadap penyebaran disinformasi di media sosial, hingga penguatan pengawasan partisipatif dan konsolidasi demokrasi.

Selain itu, Khadafi menekankan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda, termasuk anak usia dini, sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Tren Terbaru dalam Enterprise ICT Solutions yang Perlu Anda Ketahui

Menurutnya, pendidikan politik dapat dikenalkan sejak dini dengan pendekatan yang sesuai usia, seperti melalui permainan di tingkat taman kanak-kanak. “Sejak awal, anak-anak perlu dikenalkan dengan nilai-nilai demokrasi agar ke depan mereka mampu memahami dan berpartisipasi dalam ruang politik secara bijak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khadafi juga menyoroti pentingnya peran kehumasan dalam menjaga eksistensi dan citra lembaga.

Ia menegaskan fungsi humas harus tetap berjalan maksimal, termasuk dalam menyampaikan informasi kepada publik secara efektif.

Berdasarkan hasil Monev, sepanjang tahun 2026 Bawaslu Pesisir Selatan telah mempublikasikan 46 berita di media online dan 4 berita di media cetak.

Sementara itu, produksi konten media sosial mencapai 76 konten grafis dan 58 video, dengan capaian video hampir menyamai total produksi tahun 2025. Secara peringkat, kinerja tersebut menempatkan Bawaslu Pesisir Selatan di posisi lima besar dari 19 kabupaten/kota di Sumbar.

Meski demikian, Khadafi tetap memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya peningkatan publikasi di media massa, penguatan kualitas konten grafis, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak melalui media sosial.


Khadafi juga menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Pesisir Selatan atas capaian penghargaan Terbaik I dalam Apresiasi Kehumasan Bawaslu RI pada Desember 2025.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari latar belakang pimpinan dan jajaran yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. “Hal ini menjadi nilai tambah karena mereka memiliki perspektif yang kuat dalam mengelola informasi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Pesisir Selatan Nurmaidi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan meskipun tahapan Pemilu masih beberapa tahun ke depan. “Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami, khususnya tim kehumasan, untuk terus meningkatkan kinerja. Kami berharap pendampingan dan sesi berbagi dapat dilakukan secara rutin,” katanya. (yon)

Editor : Adriyanto Syafril
#bawaslu