Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Petugas Kesehatan Solok Dilatih Tangani ODGJ 

Dila Kartika Sari • Selasa, 21 April 2026 | 10:31 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solok menggelar pelatihan pembekalan bagi tenaga medis guna meningkatkan kemampuan penanganan isu kesehatan mental dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), di wilayah setempat dengan pendekatan holistik, Senin (20/4).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Solok dr Hiddayaturrahmi menyatakan kesehatan mental adalah elemen tak terpisahkan dari kesehatan secara keseluruhan. Ia menilai tantangan kesehatan jiwa masih besar, baik dalam hal pengobatan maupun stigma sosial yang melekat di masyarakat.

“Tenaga kesehatan memegang peran krusial untuk menyediakan layanan yang akurat, sigap, dan penuh empati,” katanya.

Ia mengharapkan peserta pelatihan mampu memperkaya wawasan serta keahlian dalam mengelola kasus ODGJ di lapangan secara lebih lengkap, tidak hanya medis tapi juga melibatkan aspek sosial dan psikologis. “Pendekatan menyeluruh diperlukan agar outcome-nya maksimal,” tambahnya.

Pembekalan ini merupakan strategi kunci untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan jiwa, mencakup deteksi awal, intervensi, hingga pengalihan kasus. Peserta menerima materi tentang strategi komprehensif penanganan ODGJ, termasuk kerjasama antarinstansi.

Ketua Ikatan Psikolog Klinis Wilayah Sumatera Barat Ema Krisnawati berbagi pengetahuan soal peran petugas kesehatan sebagai pertolongan pertama luka psikologis (P3LP) atau first aider. 

Menurut Ema, P3LP bukan pengobatan intensif, melainkan keterampilan dasar untuk hadir, mendengar dengan empati, dan menciptakan rasa aman bagi orang yang sedang stres berat.

“Dengan cara ini, petugas bisa mendeteksi gejala distress mental lebih dini, sehingga respons menjadi lebih cepat dan efektif,” ujarnya. 

Ia juga menyoroti urgensi komunikasi efektif, sikap non-judgmental, serta kemampuan menumbuhkan kepercayaan pasien.

Acara tersebut dihadiri oleh petugas program kesehatan jiwa (keswa) dan napza, koordinator UKS remaja, serta staf puskesmas pembantu se-Kota Solok. (cr8)

Editor : Adriyanto Syafril
#kesehatan #odgj #pelatihan