Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pessel Persiapkan Destinasi Agrowisata

Yoni Syafrizal • Senin, 27 April 2026 | 10:40 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata yang bernilai ekonomi dan edukasi bagi masyarakat serta wisatawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Pessel Hamdi mengatakan potensi tersebut tersebar di berbagai nagari dan dapat menjadi daya tarik baru selain wisata bahari yang selama ini dikenal luas.

“Pengembangan agrowisata ini sangat memungkinkan karena Pessel memiliki bentang alam pertanian yang luas, mulai dari persawahan, perkebunan hingga hortikultura. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujar Hamdi saat dihubungi, Minggu (26/4).

Ia menjelaskan, konsep agrowisata tidak hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga pengalaman edukatif bagi pengunjung, seperti belajar menanam, memanen, hingga mengenal proses pengolahan hasil pertanian.

Menurutnya, beberapa potensi yang dapat dikembangkan antara lain kawasan persawahan di Bayang dan Batangkapas, perkebunan durian dan manggis di Koto XI Tarusan, serta kawasan hortikultura di Lunang dan Basa Ampek Balai Tapan.

“Jika dikelola dengan baik, kawasan tersebut bisa menjadi destinasi ekowisata dan ekowisata berbasis pertanian yang menarik bagi keluarga maupun pelajar,” jelasnya.

Hamdi menegaskan pengembangan ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah nagari, hingga masyarakat petani sebagai pelaku utama di lapangan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai membuka diri terhadap inovasi di sektor pertanian, termasuk menjadikan lahan sebagai bagian dari destinasi wisata produktif.

“Kami berharap masyarakat petani tidak hanya fokus pada produksi komoditas, tetapi juga melihat peluang tambahan dari sektor wisata. Ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel Ronal Bernando menyambut baik pengembangan agrowisata sebagai bagian dari diversifikasi destinasi wisata di daerah tersebut.

 

“Selama ini Pessel dikenal dengan wisata bahari, seperti Pantai Carocok dan kawasan Mandeh. Dengan adanya agrowisata, wisatawan akan memiliki lebih banyak pilihan,” katanya kemarin (26/4).

Ia menuturkan, konsep pengembangan agrowisata akan disesuaikan dengan potensi masing-masing nagari, sehingga tetap mempertahankan kearifan lokal dan keunikan daerah.

Menurut Ronald, pengembangan ini juga menjadi strategi untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay) di Pessel, yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami menargetkan ke depan setiap nagari memiliki minimal satu destinasi unggulan, termasuk agrowisata, sehingga Pessel benar-benar menjadi daerah tujuan wisata yang lengkap,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya dukungan lintas sektor agar pengembangan agrowisata berjalan optimal, termasuk dari segi infrastruktur, promosi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Harapan kita, agrowisata ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi berbasis masyarakat,” tutupnya. (yon)

Editor : Adriyanto Syafril
#ekonomi #agrowisata #pesisir selatan