PADEK.JAWAPOS.COM - Program unggulan Welly–Parulian dorong kreativitas anak nagari melalui seni, digitalisasi, pariwisata hingga penguatan
UMKM menjadi pondasi dalam pembangunan Kabupaten Pasaman.
PEMERINTAH Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian menempatkan pembangunan generasi muda sebagai prioritas utama daerah. Melalui Program Unggulan Pekan Kreativitas Anak Nagari (PKAN), pemerintah daerah berupaya menciptakan generasi emas Pasaman yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.
Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pengembangan kreativitas pemuda, tetapi juga menjadi wadah penguatan ekonomi kreatif, seni budaya, pendidikan, hingga transformasi digital di tingkat nagari.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Pasaman Teddy Marta didampingi Sekretaris DPM Yossi Nasution menjelaskan, PKAN merupakan salah satu program strategis pemerintahan Welly–Parulian yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
“PKAN menjadi ruang besar bagi generasi milenial untuk mengembangkan bakat, inovasi, hingga potensi ekonomi berbasis nagari,” ujar Teddy Marta saat konferensi pers di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman, Selasa (19/5).
Menurut Teddy, program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari seni budaya, olahraga, kewirausahaan, keterampilan, teknologi digital, literasi hingga edukasi masyarakat.
Ia menegaskan, kehadiran PKAN menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
Selain itu, PKAN juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis lingkungan melalui inovasi ekowisata nagari.
Teddy mencontohkan pengembangan kawasan wisata Sundata sebagai bentuk keterlibatan langsung pemerintah nagari dan masyarakat dalam membangun destinasi wisata yang produktif dan berkelanjutan. “Seluruh stakeholders memberikan dukungan penuh terhadap PKAN karena program ini dinilai menjadi inovasi yang menjanjikan bagi masa depan Pasaman,” katanya.
Keseriusan pemerintah daerah memperkuat program tersebut, lanjut Teddy, dibuktikan melalui penerbitan regulasi resmi, mulai dari Peraturan Bupati Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APB Nagari hingga pembentukan Satuan Tugas PKAN melalui keputusan Kepala DPM Tahun 2026.
Ia menjelaskan, proses pembentukan PKAN dimulai sejak 2025 melalui pembentukan Badan Pengelola PKAN dan resmi diluncurkan di tingkat kabupaten pada 20 September 2025. Selanjutnya, sejak Maret 2026 dilakukan pendampingan intensif melalui program SAPA Nagari.
“Hingga 14 April 2026, sebanyak 62 PKAN telah terbentuk di seluruh kenagarian di Kabupaten Pasaman atau mencapai 100 persen target pembentukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Pasaman Aprialdi Said menyatakan pihaknya siap mendukung pengembangan PKAN, khususnya dalam penguatan sektor kepemudaan, seni budaya, dan pariwisata.
Menurutnya, berbagai potensi budaya dan destinasi wisata akan dimaksimalkan sebagai ruang kreativitas anak muda Pasaman. “PKAN menjadi rumah besar kreativitas anak nagari, mulai dari ruang ekspresi seni dan budaya, pengembangan keterampilan generasi muda, hingga pusat kolaborasi digital di tingkat nagari,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja (KUPTK) Pasaman Ariswan. Ia menilai PKAN turut menggerakkan ekonomi rakyat melalui keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan.
Ariswan mengatakan, sinergi kelembagaan terus diperkuat bersama berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi seperti Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang guna mengembangkan potensi nagari berbasis kreativitas.
Menurutnya, PKAN juga sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bertajuk Nagari Creative yang berfokus pada penguatan tata kelola serta daya saing generasi muda berbasis nagari.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kabupaten Pasaman meyakini PKAN akan menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang kreatif, tangguh, dan siap membawa Pasaman menuju masa depan yang lebih maju. (wni)