Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jembatan Ngalau Gadang Pessel segera Dibangun

Yoni Syafrizal • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:35 WIB
Terlihat Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, (dua dari kiri) saat melakukan peninjauan jembatan yang masih dalam bentuk darurat tersebut. (DOK Diskominfo Pessel)
Terlihat Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, (dua dari kiri) saat melakukan peninjauan jembatan yang masih dalam bentuk darurat tersebut. (DOK Diskominfo Pessel)

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) memastikan pembangunan jembatan penghubung di Kampung Ngalau Gadang, Nagari Limau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, akan segera dimulai pada Juni 2026. Jembatan tersebut sebelumnya terputus akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir 2025.

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan kepastian tersebut saat meninjau langsung lokasi jembatan Sabtu (30/5). Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah konkret untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.

Menurut Risnaldi, jembatan yang menghubungkan kawasan Limau Limau dengan Ngalau Gadang itu memiliki peran vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Ia menyebut, akses tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas warga.

“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Jembatan ini memang terputus akibat banjir dan longsor, dan insya Allah pembangunannya akan dimulai pada bulan Juni,” ujar Risnaldi.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini menjadi prioritas pemerintah daerah karena menyangkut kepentingan masyarakat luas, mulai dari aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga transportasi warga.

Lebih lanjut, Risnaldi menegaskan bahwa Pemkab Pesisir Selatan berkomitmen mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana agar dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pembangunan yang akan berlangsung, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan di lapangan.

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan bersama-sama mendukung pembangunan ini, karena hasilnya nanti akan kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri,” tambahnya.

Saat ini, masyarakat setempat masih mengandalkan jembatan darurat berbahan kayu sebagai satu-satunya akses penyeberangan. Kondisi tersebut tentu memiliki keterbatasan dan risiko, terutama saat cuaca tidak bersahabat.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, termasuk Ketua Baznas Pessel, Yose Leonando, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUTR, Fahresi Eka Siska, Camat Bayang Utara, Afridal, pemerintah nagari, serta tokoh masyarakat setempat.

 

Kabid Bina Marga Dinas PUTR Pessel, Fahresi Eka Siska, mengatakan bahwa proses pembangunan fisik direncanakan mulai berjalan pada pertengahan Juni 2026.
Ia menyebutkan bahwa persiapan teknis saat ini tengah dimatangkan agar pelaksanaan pekerjaan dapat segera dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Insya Allah pertengahan Juni kita sudah mulai pekerjaan, sesuai arahan dari Bapak Wakil Bupati,” jelasnya, saat kunjungan itu.

Eka menambahkan, anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari APBD Pessel dengan nilai lebih dari Rp2 miliar.

Menurutnya, pembangunan jembatan tidak dapat diselesaikan secara instan karena harus melalui tahapan teknis yang telah direncanakan secara matang.

Oleh sebab itu, ia juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar selama proses pengerjaan berlangsung serta ikut menjaga kondisi lingkungan sekitar lokasi proyek. “Kami mohon dukungan masyarakat agar pekerjaan ini dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya jembatan ini bisa kembali dimanfaatkan secara maksimal,” tutupnya. (yon)

Editor : Adriyanto Syafril
#Pemkab Pessel