Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mahasiswa Akuntansi Kaji Bisnis Kopi Solok Radjo

Adriyanto Syafril • Selasa, 2 Juni 2026 | 22:25 WIB
Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi saat melakukan kunjungan dan observasi proses bisnis di Kopi Solok Radjo, Alahan Panjang, Sumatera Barat, 25 Mei 2026.
Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi saat melakukan kunjungan dan observasi proses bisnis di Kopi Solok Radjo, Alahan Panjang, Sumatera Barat, 25 Mei 2026.

PADEK.JAWAPOS.COM - Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi melaksanakan kegiatan Field Trip Kewirausahaan ke Kopi Solok Radjo, Alahan Panjang, Sumatera Barat, pada 25 Mei 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui Himpunan Mahasiswa Akuntansi ini mengangkat tema “Strategi Pengembangan Usaha dan Inovasi Bisnis pada Kopi Solok Radjo”. Field trip tersebut didampingi oleh Dosen Pembina Lapangan, Muhamad Irfan Florid, SE., M.Ak., M.M.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempelajari secara langsung proses pengolahan kopi, strategi pengembangan usaha, inovasi produk, hingga tantangan yang dihadapi pelaku UMKM kopi lokal. Kelompok 5 yang terdiri dari Audrya Jesica, Desi Tamala, Susan Merliza Putri, Delvita Gustri Ayu, dan Dela Puspita Sari turut mengamati bagaimana Kopi Solok Radjo membangun usahanya dari potensi kopi lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.

Kopi Solok Radjo dinilai memiliki peluang usaha yang besar karena mampu mengangkat kopi khas Solok menjadi produk kopi specialty yang dikenal luas. Selain berfokus pada kualitas produk, usaha ini juga mengembangkan konsep bisnis berkelanjutan melalui pemberdayaan petani, pemanfaatan kawasan agroforestri, serta pengembangan ekowisata kopi.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian mahasiswa adalah pengembangan produk melalui Solok Radjo Roastery & Retail. Produk kopi tidak hanya dipasarkan dalam bentuk biji kopi, tetapi juga dikembangkan menjadi kopi siap konsumsi dan produk oleh-oleh khas Sumatera Barat. Selain itu, penggunaan teknologi traceability menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi proses produksi dan kepercayaan konsumen.

Kopi Solok Radjo juga terus memperluas pasar melalui pembukaan gerai di jalur wisatawan, kerja sama pemasaran, serta peluang ekspor green bean.

Tidak hanya itu, usaha ini turut membangun ekosistem bisnis yang mencakup ekowisata, pembibitan kopi, peternakan, dan hortikultura.

Meski demikian, pengembangan usaha kopi lokal masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan teknologi, kemampuan petani dalam menggunakan aplikasi digital, keterbatasan sumber daya manusia pendamping, serta persaingan bisnis kopi yang semakin ketat.

Melalui field trip ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman nyata mengenai strategi pengembangan UMKM, pentingnya inovasi produk, penguatan branding, dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan daya saing usaha lokal. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman belajar praktis bagi mahasiswa akuntansi dalam memahami dunia usaha secara langsung di lapangan. (adv)

Editor : Adriyanto Syafril
#kewirausahaan #Kopi Solok Radjo #umkm