PADEK.JAWAPOS.COM -- Sebanyak 10 unit rumah petak di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, ludes dilalap api dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.50. Musibah tersebut menyebabkan tujuh kepala keluarga (KK) atau 21 jiwa terdampak dan kehilangan tempat tinggal.
Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, serta Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad meninjau langsung lokasi kebakaran untuk melihat kondisi warga dan memastikan penanganan darurat berjalan.
Dalam kesempatan itu, Yota Balad menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan Pemerintah Kota Pariaman akan hadir memberikan bantuan dan melakukan berbagai langkah penanganan bagi masyarakat terdampak.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran, dan digantikan dengan rezeki yang berlimpah,” ujarnya.
Selain menghanguskan 10 unit rumah petak, kebakaran juga menyebabkan tiga unit sepeda motor serta uang tunai milik warga ikut terbakar. Besarnya kerugian yang dialami korban membuat pemerintah daerah bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Pemerintah Kota Pariaman melalui instansi terkait telah mendirikan tenda darurat dan menyediakan berbagai kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Bantuan makanan siap saji juga telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan para korban selama masa tanggap darurat.
Yota Balad menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi warga dan berupaya membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak hingga kondisi kembali pulih.
Pada kesempatan yang sama, ia mengapresiasi gerak cepat petugas Pemadam Kebakaran Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI-Polri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan musibah tersebut.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak membuat api dapat segera dipadamkan sehingga kondisi di lokasi kejadian dapat dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan permukiman lainnya. (nia)
Editor : Adriyanto Syafril