Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dorong Syiar Islam dan Penguatan Ekonomi Umat, Gema Hijriah Minangkabau Meriah

Willian. • Senin, 15 Juni 2026 | 08:15 WIB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, M. Iqra Chissa, memberikan sambutan pada pergelaran Gema Hijriah Minangkabau 2026 di Lapangan Kantor Camat Pauh, Kota Padang, Sabtu malam (13/6) malam.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, M. Iqra Chissa, memberikan sambutan pada pergelaran Gema Hijriah Minangkabau 2026 di Lapangan Kantor Camat Pauh, Kota Padang, Sabtu malam (13/6) malam.

PADEK.JAWAPOS.COM -- Ribuan war­ga Kota Padang memadati La­pa­ngan Kantor Camat Pauh, Kecamatan Pauh, Sabtu (13/6) malam, untuk me­nghadiri per­gelaran Gema Hijriah Mina­ng­kabau 2026. Kegiatan yang diinisiasi Wakil Ketua DPRD Pro­vinsi Sumbar, M. Iqra Chissa, itu menjadi momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui syiar keaga­maan, pelestarian budaya Minangkabau, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui dana aspirasi pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua DPRD Sumbar. Sejak sore hingga malam hari, ma­syarakat disuguhi berbagai rangkaian acara mulai dari pawai budaya, tabligh akbar, hingga penam­pilan artis religi nasional.

Ribuan warga mendapatkan siraman rohani melalui tausiah yang disampaikan Bu­ya H. Drs. Syafwan Diran. Suasana semakin semarak dengan penampilan Khairat KDI yang membawakan se­jumlah lagu bernuansa religi.

Puncak acara terjadi saat Ustad Hadad Alwi tampil mem­bawakan lagu-lagu salawat yang populer di tengah masyarakat. Ribuan jamaah larut dalam suasana religius dengan ikut bernyanyi bersama membawakan lagu-lagu seperti “Yaa Sayyidi Ya Rasulullah”, “Rindu Muhammadku”, “Ya Thaybah”, dan se­jumlah lagu lainnya.

Dalam sambutannya, Mu­hammad Iqra Chissa me­nga­ta­kan Gema Hijriah Mi­na­ngka­bau digelar untuk menyambut Ta­hun Baru Islam de­ngan pe­nuh kegembiraan se­kaligus mempererat kebersamaan ma­­­syarakat melalui sa­la­wat dan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, kegiatan ter­­sebut juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi ma­syarakat sekitar. “Kita berkumpul di tengah kondisi krisis global agar dapat membantu ma­syarakat. Kita ingin UMKM di sekitar Pauh ini bergerak dan tumbuh. Melalui momentum Tahun Baru Hijriah, ma­sya­rakat harus bahu-membahu karena kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Stra­teginya ada­lah kolaborasi bersama-sa­ma,” ujar politisi Partai Gol­kar tersebut.

Ia mengingatkan ma­sya­rakat agar bijak dalam mene­rima informasi di tengah ber­bagai tantangan global yang dapat memengaruhi persa­tuan bangsa.

“Krisis ekonomi saat ini membuat negara-negara luar berharap kita hancur, tidak hanya melalui perang, tetapi juga melalui perpecahan dan propaganda. Karena itu ma­syarakat harus pintar menyaring informasi,” katanya.

Iqra menjelaskan, Gema Hijriah Minangkabau tidak hanya menampilkan syiar Islam, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya Minangkabau melalui pawai budaya yang diikuti siswa SD dan SMP se-Kecamatan Pauh. Para peserta mengenakan pakaian adat Minangkabau dalam pa­wai yang juga diperlombakan tersebut.

“Pawai dengan pakaian adat ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Tahun Baru Islam. Adat Minangkabau yang menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) tidak boleh ditinggalkan dalam memperingati Tahun Baru Islam. Kehadiran Hadad Alwi dengan lagu-lagu salawat juga m­e­ngi­ngatkan ma­syarakat bahwa Rasulullah adalah obat hati,” ungkapnya.

Melihat antusiasme ma­syarakat, Iqra berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan dan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kota Pa­dang.

“Kita berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang dapat digelar bergilir di 11 kecamatan di Kota Pa­dang, karena saya merupakan wakil ma­syarakat Kota Padang di DPRD Provinsi Sumbar,” ujarnya.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi ber­ba­gai program pokir yang telah di­realisasikan Iqra Chissa di Kota Padang, termasuk kegiatan Gema Hijriah Minangkabau dan program bedah rumah.

Fadly mengajak ma­sya­rakat menjadikan Tahun Ba­ru Hij­riah se­bagai momentum introspeksi diri dengan mene­ladani per­jua­ngan Nabi Muhammad SAW yang membawa peruba­han bagi umat.

Menurutnya, Pemerintah Kota Padang juga terus mendorong pembangunan karakter generasi muda melalui Program Smart Surau yang me­nyasar siswa SD dan SMP.

“Smart Surau bertujuan mengisi iman dan takwa anak-anak kita. Karena anak-anak tidak cukup hanya cerdas secara akademik. Program ini diisi dengan kegiatan Subuh Mubarakah dan aktivitas remaja masjid yang mulai dijalankan tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaiful Bahri, menyampaikan apresiasi kepada Iqra Chissa yang telah mempercayakan pe­nyelenggaraan kegiatan kepada Dinas Kebudayaan Sumbar.

“Ini kegiatan yang luar bia­sa. Kita di Sumbar menjunjung tinggi falsafah ABS-SBK. Melalui Gema Hijriah Mina­ng­kabau, nilai-nilai agama dan syarak diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang nyata,” ujarnya.

Ketua Panitia Gema Hij­riah Minangkabau yang juga Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. David, S.STP, me­nga­takan kegiatan tersebut men­jadi momentum refleksi spiritual hijrah sekaligus penegasan jati diri ma­sya­rakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah ABS-SBK.

“Kegiatan ini menjadi wa­dah syiar Islam yang berpadu dengan pelestarian budaya lokal, penguatan karakter gene­rasi muda, serta penguatan ekonomi umat melalui sektor UMKM,” katanya.

Sebelum puncak acara ma­lam hari, panitia juga me­nggelar kirab budaya yang diikuti 29 sekolah dari berbagai SD dan SMP di Kecamatan Pauh. Ke­giatan tersebut bertujuan me­nanamkan ke­seim­bangan antara kecerdasan, spiritualitas, dan pelestarian budaya sejak usia dini, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi ma­syarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan ter­sebut unsur Forkopimda Sum­bar, Kepala Balai Bahasa Sumbar, kepala OPD Kota Pa­dang, sejumlah anggota DPRD Ko­ta Padang, Camat Pauh, serta lurah se-Kecamatan Pauh. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
#Gema Hijriah Mina­ng­kabau 2026