Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMAN 1 Panti Pasaman Nyaris jadi Abu saat Libur Sekolah

Willian. • Rabu, 24 Juni 2026 | 07:20 WIB
Api terlihat berkobat membakar salah satu  ruang kelas di SMAN 1 Panti, Selasa (23/6). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dengan kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. (DOK SATPOL PP DAMKAR PASAMAN)
Api terlihat berkobat membakar salah satu ruang kelas di SMAN 1 Panti, Selasa (23/6). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dengan kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. (DOK SATPOL PP DAMKAR PASAMAN)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Musibah kebakaran nyaris meluluhlantakkan kompleks SM­AN 1 Panti, Kabupaten Pasaman, Selasa (23/6). Satu ruang kelas di sekolah tersebut hangus dilalap api setelah diduga terjadi korsleting listrik. Beruntung, peristiwa itu terjadi saat aktivitas belajar mengajar sedang libur sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kebakaran yang sempat membuat warga sekitar panik itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Asap tebal membumbung dari salah satu ruang kelas dan dikhawatirkan merambat ke bangunan lain yang berada dalam satu kompleks sekolah.

Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Hanya sekitar delapan menit setelah laporan diterima, armada pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan pe­nyemprotan dan pemadaman.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman, Yusrizal, mengatakan kebakaran berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke ruang kelas lainnya.

“Kalau terlambat ditangani, api berpotensi merambat ke bangunan lain karena posisi ruang kelas saling berdekatan. Alhamdulillah petugas bergerak cepat sehingga kebakaran tidak meluas,” ujar Yusrizal.

Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Petugas menghabiskan tiga tangki air untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu ruang kelas dilaporkan hangus terbakar. Kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta. “Yang terbakar satu ruangan kelas. Dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik. Kerugian ditaksir sekitar Rp 30 juta,” katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat menjadikan insiden kebakaran  Pembelajaran. Masyarakat atau pihak terkait lainnya juga diminta melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, terutama pada bangu­nan sekolah yang sebagian besar menggu­nakan jaringan listrik dalam waktu lama. Apalagi saat sekolah dalam kondisi kosong, potensi kebakaran akibat gangguan listrik sering kali tidak segera terdeteksi.

Lebih jauh disampaikannya, saat ini petugas juga masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
#Kebakaran SMAN 1 Panti #Kebakaran di Pasaman #SMAN 1 Panti Terbakar #Korsleting Listrik Sekolah #Damkar Pasaman